Deli.Suara.com - Pemain Timnas Spanyol Sergio Ramos menyampaikan duka mendalamnya terhadap tragedi sepak bola Indonesia di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Dalam akun resmi twitternya @SergioRamos ia menuliskan "Heartbreaking. Our thoughts are with the victims and their families. #Indonesia". Yang berarti "Luka yang Mendalam. Kami turut berduka, cinta dan pikiran kami bersama korban dan keluarganya," ucap pemain PSG itu.
Selain Ramos, akun resmi Liverpool FC atau @LFC di Twitter juga melakukan hal yang sama. Mereka menuliskan, "We are deeply saddened to hear of the events at Kanjuruhan Stadium, Malang, Indonesia."
"The thoughts of everyone at Liverpool Football Club are with all those affected at this time." Atau berarti, "Kami sangat sedih mendengar peristiwa di Stadion Kanjuruhan, Malang, Indonesia." "Kami turut berduka dan seluruh fans di Liverpool Football Club merasakan duka mendalam ini," tulis akun itu.
Tak ketinggalan, pada waktu yang tidak terlalu jauh, akun twitter resmi Arsenal juga mencuitkan belasungkawanya. "We are deeply saddened to learn of the events in Malang at the Kanjuruhan Stadium Indonesia today."
"Along with everyone who finds a connection through football, our thoughts are with everyone affected by this tragedy." Atau yang berarti; "Kami sangat sedih mengetahui peristiwa di Stadion Kanjuruhan, Malang, Indonesia, hari ini."
"Bagi seluruh pecinta insan sepak bola, kami berduka dan merasakan dampak tragedi ini," tulis akun @Arsenal.
Klub raksasa Inggris lainnya, Manchester City pun menuliskan hal yang sama. "We are deeply saddened to hear of the tragic events at the Kanjuruhan Stadium in Indonesia."
"Our thoughts are with all those affected."
Yang artinya, "Kami sangat sedih mendengar peristiwa tragis di Stadion Kanjuruhan di Indonesia."
Baca Juga: Ratusan Korban Meninggal, Ini Langkah Cepat PSSI Agar Tidak Disanksi oleh FIFA
"Kami berbela sungkawa atas peristiwa ini." tulis akun Twitter @ManCity.
Sejauh ini, dalam update terbaru, korban tragedi Kanjuruhan menjadi 174 orang. Hal itu dipastikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.
Muhadjir menyebut, ada kurang lebih 19 jenazah yang masih belum teridentifikasi dan berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saiful Anwar Kota Malang. Sementara untuk jenazah lainnya, sudah diambil oleh masing-masing keluarga.
"Total ada 130 korban meninggal dunia," kata Muhadjir di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu, 2 Oktober.
Kericuhan bermula usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu malam. Kekalahan itu membuat sejumlah suporter turun dan masuk ke dalam area lapangan.
Petugas keamanan yang merupakan gabungan dari kepolisian dan TNI berusaha menghalau para suporter tersebut dengan melakukan upaya pencegahan dengan melakukan pengalihan agar para suporter tersebut tidak masuk ke dalam lapangan dan mengejar pemain. Dalam prosesnya, akhirnya petugas melakukan tembakan gas air mata. [BNS]
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta