/
Minggu, 02 Oktober 2022 | 16:43 WIB
Suporter Arema FC memasuki lapangan setelah tim yang didukungnya kalah dari Persebaya Surabaya dalam pertandingan sepak bola BRI Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). [ANTARA FOTO]

Deli.Suara.com - Pemain Timnas Spanyol Sergio Ramos menyampaikan duka mendalamnya terhadap tragedi sepak bola Indonesia di Stadion Kanjuruhan, Malang. 

Dalam akun resmi twitternya @SergioRamos ia menuliskan "Heartbreaking. Our thoughts are with the victims and their families. #Indonesia". Yang berarti "Luka yang Mendalam. Kami turut berduka, cinta dan pikiran kami bersama korban dan keluarganya," ucap pemain PSG itu.  

Selain Ramos, akun resmi Liverpool FC atau @LFC di Twitter juga melakukan hal yang sama. Mereka menuliskan, "We are deeply saddened to hear of the events at Kanjuruhan Stadium, Malang, Indonesia."

"The thoughts of everyone at Liverpool Football Club are with all those affected at this time." Atau berarti, "Kami sangat sedih mendengar peristiwa di Stadion Kanjuruhan, Malang, Indonesia." "Kami turut berduka dan seluruh fans di Liverpool Football Club merasakan duka mendalam ini," tulis akun itu.

Tak ketinggalan, pada waktu yang tidak terlalu jauh, akun twitter resmi Arsenal juga mencuitkan belasungkawanya. "We are deeply saddened to learn of the events in Malang at the Kanjuruhan Stadium Indonesia today."
 
"Along with everyone who finds a connection through football, our thoughts are with everyone affected by this tragedy." Atau yang berarti; "Kami sangat sedih mengetahui peristiwa di Stadion Kanjuruhan, Malang, Indonesia, hari ini."

"Bagi seluruh pecinta insan sepak bola, kami berduka dan merasakan dampak tragedi ini," tulis akun @Arsenal.

Klub raksasa Inggris lainnya, Manchester City pun menuliskan hal yang sama.  "We are deeply saddened to hear of the tragic events at the Kanjuruhan Stadium in Indonesia."

"Our thoughts are with all those affected."

Yang artinya, "Kami sangat sedih mendengar peristiwa tragis di Stadion Kanjuruhan di Indonesia."

Baca Juga: Ratusan Korban Meninggal, Ini Langkah Cepat PSSI Agar Tidak Disanksi oleh FIFA

"Kami berbela sungkawa atas peristiwa ini." tulis akun Twitter @ManCity.

Sejauh ini, dalam update terbaru, korban tragedi Kanjuruhan menjadi 174 orang. Hal itu dipastikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

Muhadjir menyebut, ada kurang lebih 19 jenazah yang masih belum teridentifikasi dan berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saiful Anwar Kota Malang. Sementara untuk jenazah lainnya, sudah diambil oleh masing-masing keluarga.

"Total ada 130 korban meninggal dunia," kata Muhadjir di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu, 2 Oktober.

Kericuhan bermula usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu malam. Kekalahan itu membuat sejumlah suporter turun dan masuk ke dalam area lapangan.

Petugas keamanan yang merupakan gabungan dari kepolisian dan TNI berusaha menghalau para suporter tersebut dengan melakukan upaya pencegahan dengan melakukan pengalihan agar para suporter tersebut tidak masuk ke dalam lapangan dan mengejar pemain. Dalam prosesnya, akhirnya petugas melakukan tembakan gas air mata. [BNS]

Load More