Deli.suara.com - Dalam rangka memperingati hari lingkuhan hidup sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni, Dharma Wanita Persatuan Pusat dibantu oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, menggelar talkshow secara online yang diselenggarakan Kamis (3/6/2021) lalu.
“Untuk menerapkan gaya hidup berkelanjutan, dan ramah lingkungan, kita bisa memulai bersikap kritis pada setiap produk yang kita gunakan. Produk yang ramah lingkungan, dan meminimalisir sampah. Salah satu yang sudah dilakukan Dharma Wanita Persatuan adalah suistanable tas yang sudah tak menggunakan tas plastik lagi,” ucap Ketua Umum Dharma Wanita Persatuan, Ibu Erni Tjahjo Kumolo.
Rumah adalah tempat penting di dunia ini, di mana kebersamaan keluarga ada di dalamnya. Selain itu, rumah juga merupakan titik nol kita, di mana sebuah tradisi kesadaran pun lahir dari rumah. Oleh karena itu, gaya hidup berkelanjutan bisa dimulai dari rumah sebagai titik pertama yang nantinya memunculkan kebiasaan.
“Bahkan, masyarakat yang baik juga dimulai dari rumah,” ungkap Co-Founder Kebun Kumara, Siti Soraya Cassandra dalam kegiatan ‘Rumahku, Ceritaku’ di Ikea Alam Sutera, Senin (26/9/2022).
Dilansir dari laman Lingkarjateng.id, terdapat lima rekomendasi cara untuk menghabiskan weekend bersama keluarga dengan menerapkan gaya hidup berkelanjutan. Hal pertama yang bisa Anda lakukan di rumah adalah upcycling pakaian jadi baru. Pakaian lama yang sudah tak terpakai bisa diubah menjadi barang pakaian model lain, tas atau aksesori yang akhirnya menciptakan mode baru.
Tak hanya itu, kebiasaan membawa bekal dari rumah juga salah satu cara gaya hidup berkelanjutan. Tak hanya bisa menghemat pengeluaran, membawa bekal juga menjamin makanan yang dikonsumsi lebih sehat dan aman.
Soraya Cassandra juga mengatakan, “Gaya hidup ini bisa dimulai melalui langkah kecil dari rumah, seperti berkebun dan memilah sampah, yang dapat membiasakan keluarga bersilaturahmi dan mengapresiasi alam dalam keseharian.”
“Gaya hidup berkelanjutan dapat menciptakan rumah yang sehat dan aman. Jika dilakukan bersama-sama, gaya hidup ini dapat memberikan pengaruh positif bagi lingkungan dan banyak orang,” tutur Country Marketing Manager IKEA Indonesia, Dyah Fitrisally. [ABI]
Baca Juga: Dibubarkan Emak-emak, Anak Sekolah Ini Langsung Pergi : Berisik Lu Bu!
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi
-
Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan