Deli.Suara.com - Kediaman Ari Wibowo (40), warga Kecamatan Hamparan Perak, Deli Serdang, dilempari oleh orang tak dikenal (OTK) pakai batu, Kamis (13/10/2022) dini hari.
Dampak dari lemparan itu, kaca rumah bagian depan dan belakang pecah berserakan. Setelah melihat aksi teror itu, korban yang menjabat sekretaris Desa (Sekdes) Hamparan Perak ini melaporkan ke pihak berwajib.
Kepada petugas, ia menceritakan ketika itu mereka masih terlelap tidur. Tiba-tiba terdengar suara lemparan batu ke depan rumahnya diiringi dengan suara pecahan kaca nako dan jendela.
"Begitu terdengar suara lemparan batu dan pecahan kaca, saya langsung ke luar rumah dan terlihat pecahan kaca berserakan dan batu-batu berserakan di depan rumah," ujarnya.
Dia mengaku, selama menjadi Sekdes Hamparan Perak seingatnya tak ada masalah dengan warga desanya. Sehingga dirinya heran kenapa menjadi korban teror dari orang yang tak dikenalnya.
Petugas Polsek Hamparan Perak dan Polres Pelabuhan Belawan masih melakukan penyelidikan dan telah memeriksa saksi korban dan rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian. Polisi juga telah menyita sejumlah batu dan serpihan kaca sebagai barang buktinya.
Reporter : Beni Nasution
Berita Terkait
-
Heboh Remaja Curi Motor di Parkiran Hotel Deli Serdang, Aksinya Terekam CCTV
-
Penumpang Turkish Airlines yang Bikin Onar Balik ke Jakarta, Ini Penjelasan Polisi
-
Pemprov Sumut Tertibkan Bangunan Warga di Bumi Perkemahan Sibolangit, Surat Teguran I Dilayangkan
-
Viral Bocah Curi 2 Unit Motor di Parkiran Hotel Deli Serdang, Polisi Turun Tangan
-
Penumpang Turkish Airlines Bikin Onar Dirawat di Rumah Sakit, Istrinya Mendampingi, Begini Kata Polisi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026