Deli.suara.com - Bermain game merupakan aktivitas yang digemari oleh semua kalangan dan juga salah satu cara untuk melepaskan kejenuhan setelah berkegiatan.
Dengan bermain game, akan membuat pikiran untuk tidak berpikir sejenak terhadap aktivitas yang telah dilakukan melalui suguhan permainan yang variatif.
Namun, tidak selamanya bermain game itu hal yang baik. sebab apabila bermain game online telah menjadi sebuah adiksi, maka kamu harus waspada dengan adiksi tersebut.
Kecanduan bermain game bisa diartikan sebagai gangguan mental, dimana hal itu ditandai dengan adikisi atau dorongan ingin selalu bermain game tanpa mengenal waktu.
Apabila game sudah menjadi candu, dapat melupakan atau tidak memedulikan aktivitas rutin yang biasanya dilakukan seperti, mengerjakan tugas atau pun kegiatan rutin lainnya.
Berikut, beberapa ciri-ciri yang dapat dikatakan apabila seseorang sudah mengalami adiksi game online:
1. Memiliki keinginan bermain game setiap waktu
Seperti yang kita tahu tujuan bermain game hanya sekedar mengisi waktu luang, namun apabila sudah memiliki keinginan untuk bermain game setiap waktu, maka dapat dikatakan jika kamu sudah kecanduan bermain game.
2. Murung hingga stress ketika tidak dapat bermain game.
Apabila kamu telah memiliki perasaan seperti murung, stres yang membuat emosi kamu tidak stabil saat tidak bisa bermain game online maka sebaiknya kamu berkonsultasi ke psikiater atau psikolog.
3. Menghamburkan uang untuk membeli game atau top up tanpa ingat keperluan lain
Seorang pemain game online mungkin sudah biasa melakukan top up untuk membeli item didalam game dimana ternyata ini akan menjadi masalah apabila sudah melakukanya melewati batas.
4. Merasa Kurang Waktu Ketika Bermain Game
Ketika kamu merasa waktu yang kamu habiskan bermain game terasa kurang bahkan rela untuk menghabiskan besar waktunya untuk bermain game dan merasa kurang, maka kamu harus berfikir kembali.
Cara Mengatasi Kecanduan Game Online
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Duh! Nekat Gondol Gamelan di Kota Jogja, Polisi Tangkap Seorang Lansia Tuna Wisma
-
7 Mesin Cuci Satu Tabung Di Bawah Rp2 Juta, Hemat Listrik dan Awet
-
Striker Andalan Siap 100 Persen, Persib Bandung Percaya Diri Sikat Dewa United?
-
Apa Itu Zero Growth CPNS 2026? Ini Dampak Ngeri Buat Pelamar
-
Kronologi Isu Perceraian Fairuz A Rafiq dan Sonny Septian Mencuat, Berawal dari Konten TikTok
-
Bedak Padat Apa yang Tahan Minyak 24 Jam? Ini 5 Pilihan Biar Gak Bolak-balik Touch Up
-
Laga Tandang ke Sleman, Maxwell Souza Tegaskan Persija Tak Mau Jemawa Lawan PSBS
-
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Kawal Kasus Pungli Kemenag: Harus Transparan
-
Bill Gates dan Obama Mewajibkan Baca Buku Ini! Membedah Rahasia Dominasi Sapiens ala Harari
-
Ini Identitas 8 Penumpang Helikopter PK-CFX yang Jatuh, Pilot hingga Penumpang Terungkap