Mauricio Pochettino selalu masuk dalam daftar calon pelatih tim Premier League yang melakukan pemecatan. Wajar saja, pelatih berusia 50 tahun ini punya pengalaman di Premier League yang cukup panjang.
Pochettino yang baru diberhentikan Paris Saint Germain pada Juli 2022 lalu, saat ini sedang menunggu pekerjaan untuk melatih kembali. Kegagalan di Liga Champions musim lalu disinyalir menjadi penyebab pemecatan Pochettino di PSG.
Sebelum melatih PSG, Pochettino mengemban tugas sebagai pelatih di Premier League bersama Tottenham Hotspur dan Southampton. Bahkan Pochettino berhasil membangun kekuatan yang patut diperhitungkan saat menjabat pelatih Tottenham Hotspur selama lima musim.
Pengalaman Pochettino di Premier League bisa menjadi alasan kuat untuk menggantikan posisi Steven Gerrard di Aston Villa. Pengalamannya di Premier League akan menjadi nilai lebih mengingat Aston Villa akan belajar dari perekrutan Gerrard yang belum pernah terjun di kompetisi elit Inggris tersebut.
Berbicara soal pengalaman, maka nama Thomas Tuchel tak boleh luput dalam daftar ini. Pelatih asal Jerman ini diketahui masih menganggur usai mengalami pemecatan oleh Chelsea musim ini.
Tuchel membela Chelsea selama hampir dua musim sejak direkrut pada Januari 2021. Meskipun tergolong singkat, Tuchel mampu membentuk skuat The Blues menjadi salah satu yang paling mengerikan di Eropa.
Kemampuan Tuchel dalam meramu strategi sebagai pelatih terbukti dengan satu trofi Liga Champions musim 2020/21. Tuchel juga punya segudang pengalaman yang ditorehkannya saat melatih PSG dan Borussia Dortmund.
Melihat beberapa pencapaian pelatih berusia 49 tahun ini, Aston Villa tentu saja memasukkannya dalam daftar calon pengganti Steven Gerrard. Terlebih lagi Tuchel cukup mahir meracik tim secara dadakan seperti kondisi terkini Aston Villa.
Baca Juga: Korban Tragedi Kanjuruhan Bertambah, Aremamedia: Revano Korban Meninggal ke 134
5. Marcelo Bielsa
Aston Villa akan belajar dari kesalahan untuk merekrut pelatih yang punya pengalaman di Premier League. Dengan kecenderungan tersebut, Marcelo Bielsa bisa menjadi pilihan relevan bagi Aston Villa.
Pelatih asal Argentina pernah memimpin Leeds United selama empat musim sejak direkrut Juli 2018. Bielsa dipecat setelah mengalami empat kekalahan beruntun yang membuat Leeds United terancam degradasi pada musim 2021/22.
Meskipun begitu, Bielsa menjadi sosok yang cukup vital bagi Leeds United di musim-musim sebelumnya. Bielsa mampu mengantarkan Leeds United Promosi di musim 2020/21 dan finish di posisi sembilan klasemen akhir sebagai pendatang baru.
Bielsa juga punya segudang pengalaman melatih di liga-liga top Eropa lainnya yang sangat berguna bagi Aston Villa. Segudang pengalaman ini tentu saja bisa membuat Marcelo Bielsa jadi pilihan pengganti Steven Gerrard.
6. Zinedine Zidane
Legenda Timnas Prancis ini merupakan salah satu pelatih papan atas yang telah teruji kemampuannya dalam meramu skuad. Di bawah tangan dinginya Real Madrid berhasil menorehkan Hattrick juara Liga Champions.
Zinedine Zidane mulai menganggur pada Mei lalu setelah memutuskan berpisah dengan Real Madrid. Dia mengundurkan diri setelah dua periode menangani klub ibu Kota Spanyol tersebut.
Selama menjadi pelatih Real Madrid, Zidane telah mempersembahkan 11 gelar. Termasuk dua trofi La Liga dan 3 trofi Liga Champions.
Setelah sempat dirumorkan akan melatih Manchester United, namun akhirnya isu urung terjadi. Aston Villa bisa mendapat suntikan moral besar, jika Zidane berkenan melatih di situ. Namun tampaknya hal tersebut mustahil
7. Ole Gunnar Solskjaer
Ole Gunnar Solskjaer datang ke Manchester United bukan sebagai pemain, namun sebagai pelatih. Pelatih berkebangsaan Skotlandia itu pernah melatih The Red Devils pada musim 2020.
Namun akhirnya ia dipecat oleh manajemen klub. Hasil rentetan buruk jadi alasan mengapa dia harus pergi dari Stadion Old Trafford di pertengahan musim 2021.
Melihat jejak rekamnya yang panjang bersama Setan Merah, apakah Aston Villa bisa menggoda Solksjaer menjadi pelatih di klub mereka? Segala kemungkinan bisa saja terjadi. [EB]
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol
-
Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu
-
Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda
-
Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi