Deli.suara.com – Petis sering ditemui di daerah Jawa Timur dan bahkan makanan pendamping ini memang berasal dari daerah tersebut.
Selain enak dimakan sebagai makanan pendamping, petis juga terkenal dengan rasanya yang unik. Dilansir dari kompasiana.com petis adalah makanan yang dibuat dari udang kecil atau biasa juga disebut rebon.
Bahan dasar petis berbagai macam, ada yang terbuat dari udang, ada juga yang terbuat dari daging sapi dan olahan ikan. Asal usul petis terkadang membuat kontroversi. Ada yang menyebutkan, petis berasal dari Cirebon karena petis dibuat dari rebon. Akan tetapi makanan pendamping ini kini dikenal sebagai makanan khas Jawa Timur.
Sumber lain mengatakan petis ini berasal dari nelayan pantura, terutama di wilayah Sidoarjo yang terkenal sebagai daerah penghasil petis. Awal munculnya makanan ini juga sama halnya seperti di Cirebon, yakni secara tidak sengaja.
Dilansir dari laman kompasiana.com, saat itu nelayan kewalahan menangani hasil tangkapan yang berlimpah. Kemudian, sebuah ide pun terbersit agar hasil tangkapan lebih awet, hasil tangkapan itu direbus agar tak cepat membusuk.
Siapa sangka, cara ini malah menghasilkan produk sampingan yang ternyata enak untuk dimakan. Air sisa rebusan tersebut diberi bumbu oleh para istri nelayan dan terciptalah petis yang sampai sekarang terkenal sebagai makanan khas Jawa Timur.
Petis tak hanya menjadi warisan nusantara. Makanan ini juga bisa dijadikan bumbu pelengkap yang bisa menambah rasa dan menyedapkan. Contohnya seperti rujak cingur, ayam bumbu petis, tahu petis dan lain sebagainya.
Bagi yang penasaran dengan cara pembuatan petis. Dikutip dari buku Kumpulan Resep Sambal dan Masakan Indonesia Rumahan karya Mika Hadi terbitan Gramedia Pustaka Utama.
Pertama siapkan bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat petis, yaitu lima sendok makan petis, 350 ml air, dua siung bawang putih, enam cabai rawit merah, garam secukupnya, dan dua sendok makan tepung maizena yang dilarutkan dengan air terlebih dahulu.
Baca Juga: Debut Nyanyi, Jolene Marie Nyanyikan Karya Rayen Pono Berjudul Terlalu Percaya Kamu
Setelah mempersiapkan bahan, cara membuat petis juga tak kalah mudahnya. Yang pertama, haluskan cabai dan bawang putih. Setelah itu, tambahkan petis dan sedikt air sambil terus diulek.
Setelah bumbu ini disatukan, masak dengan api kecil. Setelah itu, tambahkan sisa air dan garam dan masak sampai mendidih. Dan yang paling terakhir, masukan larutan maizena agar sambal mengental.
Cara membuat sambal ini sangat mudah dan bisa dicoba di rumah. Selain bisa dijadikan bahan cocolan, sambal ini juga bisa dicampur ke dalam olahan masakan sehingga makanan tersebut tambah nikmat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
Terkini
-
Gamis Kebanggaan Mertua Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Gimana Modelnya?
-
Rudal Israel Hantam Iran, Nasib Tragis Eks Barcelona Terjebak di Pesawat Saat Teheran Membara
-
Baju Lebaran Cheongsam versi Muslimah Ramai di Pasaran, Perpaduan Ramadan dan Imlek
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Piala Dunia 2026 Terancam Perang Iran-AS? FIFA Mulai Pantau Ketat Keamanan Tim di Amerika Serikat
-
CEK FAKTA: Tautan Daftar Mudik Gratis PLN 2026 Beredar, Asli atau Penipuan?
-
CEK FAKTA: BLT Desa 2026 Rp 300 Ribu per Bulan untuk Warga yang Belum Dapat Bantuan, Benarkah?
-
Jadwal Imsak dan Subuh Wilayah Jakarta dan Yogyakarta Hari Ini, Minggu 1 Maret 2026
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?