Deli.suara.com - Dewi Hughes sukses menurunkan berat badannya yang sempat mencapai ukuran obesitas, yakni 150 kg. Presenter kondang tersebut mengungkap keberhasilan itu berkat program diet kenyang real food. Namun, bagi yang ingin badan langsing seperti Dewi, boleh menjajal terapi yang sheng.
Terapi Yang Sheng untuk Tubuh Langsing
Memiliki tubuh yang langsing merupakan dambaan setiap orang, Yang Sheng bisa dijadikan saran terapi yang bisa mengatasi obesitas.
Pakar akupuntur asal Medan, dokter Jimi Wihono menyampaikan, selain untuk mengatasi penyakit, terapi yang menggunakan prinsip getaran ini juga baik bagi orang sehat.
Menurut dokter Jim, terdapat tiga manfaat utama terapi Yang Sheng untuk kesehatan. “Pertama, untuk melancarkan saraf. Kedua, guna mengencangkan otot. Dan ketiga, membersihkan saluran limpa,” ujarnya di Klinik Yakin Sehat, di Jalan Boulevard Raya No 88 KK, Medan Estate, baru-baru ini.
Terapi Yang Sheng mensimulasikan efek terapi fisik dan teknik pengobatan tradisional Tiongkok. Getaran pada titik meridian memberikan efek fisioterapi yang cepat dan nyata. “Kalau semua saraf dilancarkan dengan terapi ini, otomatis fungsi organ tubuh akan maksimal,” kata dr. Jim.
“Fungsi kedua terapi ini adalah untuk mengencangkan otot,” lanjut dr. Jim. “Jadi alat terapi ini menggunakan listrik untuk menciptakan getaran. Tapi ini bukan terapi listrik, melainkan getaran. Getaran itu lah yang akan menguatkan otot.”
“Karena bermanfaat untuk mengencangkan otot, terapi Yang Shange juga baik bagi ibu yang baru melahirkan. Dan boleh juga bagi yang ingin memiliki tubuh langsing,” katanya. “Mereka yang ingin langsing dengan diet ketat, kerap mendapati perutnya kembali membesar setelah makan. Kenapa bisa begitu? Itu karena ototnya tidak kencang.”
Dia menambahkan, karena prinsipnya serupa dengan akupuntur, maka Yang Sheng juga menstimulasi titik-titik yang ada di bagian tubuh yang berhubungan langsung dengan masalah berat badan.
Baca Juga: Tunaikan Ibadah Umrah Dengan Gendong Anak di Tanah Suci, Larissa Chou Panen Pujian: Wanita Kuat
Adapun titik-titik dari terapi jenis ini adalah :
– Perut
Bagian ini merupakan area yang paling utama saat melakukan terapi, bukan untuk menghilangkan lemak dalam perut, tapi untuk mengatasi masalah nafsu makan.
– Ginjal
Bagian ini akan dijadikan sasaran utama saat terapi ketika retensi air merupakan penyebab obesitas atau adanya ketidakseimbangan hormon.
– Paru-paru
Di dalam paru-paru terdapat syaraf-syaraf yang menyebabkan seseorang menjadi hobi ngemil terutama makanan manis.
– Mulut
Tujuannya adalah untuk mengurangi nafsu makan dan bagian ini bisa juga berfungsi bagi seseorang yang ingin berhenti merokok.
– Kelenjar tiroid
Bagian ini merupakan bagian penting dalam proses metabolisme tubuh, sehingga jika menstimulasi bagian ini, proses metabolisme akan membaik. Jika proses metabolisme membaik, makanan yang masuk akan mudah dan cepat diubah menjadi energi.
– Kelenjar endokrin
Kegemukan bisa disebabkan karena banyaknya kandungan air di dalam tubuh, oleh karena itu menstimulasi kelenjar endokrin dapat membantu proses metabolisme yang lancar.
– Ovarium dan kelenjar adrenalin
Biasanya bagian ini akan distimulasi karena adanya pengaruh hormon yang tidak seimbang. Sehingga jika ingin melakukan terapi, harus dikonsultasikan terlebih dahulu agar bisa memilih langkah yang tepat. [EB]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Nova Arianto Siapkan Rotasi Besar, Timnas Indonesia U-19 Turunkan Wajah Baru Saat Hadapi Kamboja
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
FolaPlay Punya Siapa? Aplikasi Streaming Piala Dunia 2026 Banjir Keluhan di Play Store
-
WALHI 'Semprot' Pemprov DKI: Bukannya Perluas Akses Transportasi Umum, Malah Naikkan Tarif
-
BYD Incar Tahta Tertinggi Mobil Laris Milik Toyota, Target 5 Tahun
-
Heri Gunawan dan Istri Kompak Mangkir dari Pemeriksaan Kasus CSR BI-OJK, KPK Bakal Panggil Paksa?
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN
-
Detoks Digital: Cara Jitu Menghilangkan Kecemasan Akibat Godaan Promo Online
-
Mahasiswa Gelar Aksi Hari Ini, Ini 5 Tips Keamanan dari Melanie Subono agar Tetap Aman dari Oknum
-
Ketika Kampus Negeri Tak Lagi Ramah bagi Kelas Menengah