/
Rabu, 26 Oktober 2022 | 14:48 WIB
Ganjar Pranowo di kantor DPP PDIP Jakarta saat menerima sanksi teguran lisan. (Foto: Istimewa)

Deli.Suara.com – Pengamat sekaligus Pakar Kebijakan Publik Narasi Institute, Achmad Nur Hidayat mengatakan Megawati Soekarnoputri beserta PDI Perjuangan akan berpikir ulang untuk memberikan tiket pengusungan capres kepada Ganjar Pranowo

Hal ini diungkapkannya karena menurut Achmad, Ganjar Pranowo minim prestasi selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah.

Achmad menyinggung soal Jawa Tengah yang dinyatakan sebagai provinsi termiskin di Jawa di bawah pimpinan Ganjar.

“Sebagai gubernur yang miskin prestasi karena Jawa Tengah menurut data BPS adalah provinsi termisk

in di Jawa tentu membuat Megawati dan PDIP berpikir ulang untuk memberikan tiket partainya kepada Ganjar Pranowo,” ujar Achmad.

Achmad menuturkan, hal itu semakin relevan apabila melihat para pendukung Ganjar di luar PDIP yang seperti memberikan tekanan kepada Megawati dan partainya itu.

Nantinya, Megawati dinilai akan mengevaluasi langkah dua periode terakhir mereka soal pengusungan capres.

PDIP yang belum menentukan pilihan untuk capres mereka kerap dianggap mendapatkan tekanan terlebih dahulu dari luar.

“Megawati dan PDIP tentunya akan mengevaluasi kembali bagaimana dukungan terhadap Jokowi sebagai Presiden RI baik para periode pertama maupun kedua. Bagaimana tekanan terhadap PDIP dari eksternal dapat dirasakan sangat kuat saat itu,” terangnya.

Baca Juga: Heboh Picu Kanker! Ini Daftar 19 Sampo Kering atau Dry Shampoo Unilever yang Ditarik: Ada di Indonesia?

Sementara itu, Achmad menjelaskan bahwa dari sisi Ganjar sendiri, tiket dari PDIP merupakan harga mati yang harus diperjuangkan. 

Menurutnya, bila PDIP tidak memberikan tiket capres tersebut ke Ganjar, maka karier politik Gubernur Jawa Tengah itu telah usai.

“Dan jika akhirnya PDIP tidak memberikan tiketnya kepada Ganjar sebagai capres, maka selesailah karier politik Ganjar Pranowo,” tandasnya.

Sumber: Suara.com 

Load More