Suara.com - Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas Feri Amsari menyebut di Indonesia tidak ada yang namanya partai politik (parpol). Menurut Feri, yang ada hanyalah perusahaan yang dirintis oleh keluarga secara turun menurun.
"Indonesia tidak punya partai politik. Yang ada itu adalah perusahaan keluarga yang diberi nama partai," ujar Feri dalam diskusi yang digelar oleh Transparency International Indonesia bertajuk 'Reformasi Keuangan Partai Politik: Peluang dan Tantangan', Rabu (26/10/2022).
Oleh sebab itu, Feri menilai Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bukan merupakan pimpinan partai. Keduanya, menurut Feri, hanya berperan sebagai pimpinan sebuah perusahaan.
"Makanya Bu Megawati itu bisa dibilang CEO, Pak Prabowo dan segala macamnya," kata Feri.
Selain itu, Feri juga menyinggung perihal pencopotan Hakim MK Aswanto yang baru-baru saja dilakukan oleh DPR. Feri menyebut Aswanto hanya bertugas sebagai direksi perusahaan yang tak becus bekerja.
Makanya tiba-tiba kemarin Anggota DPR merasa direksi perusahaan mereka yang ditempatkan di MK, karena sudah tidak menjalankan tugas-tugas perusahaan mereka tarik dan mereka ganti sebagai pemilik saham, begitu kata Pak Bambang Pacul eksplisit gitu," paparnya.
Feri berpandangan implementasi partai politik di Tanah Air berjalan sangat buruk, khususnya pasca Reformasi 1998.
"Jadi sebenarnya memang format partai politik yang digagas di banyak negara belum betul-betul terimplementasikan di Indonesia khususnya setelah reformasi. Karena seingat saya semuanya diperbaiki kecuali sistem partai politik pasca reformasi," jelas dia.
Berita Terkait
-
Pantas Ganjar Pranowo Ditegur, Pernyataan Siap Nyapres Diduga Demi Jokowi 'Kudeta' Megawati dari PDIP?
-
'Selesai Karir Politik Ganjar Pranowo', Kata Pengamat soal Tiket Capres dari PDIP untuk Pilpres 2024
-
Kapolri Wanti-wanti, Minta Polisi Gunakan Mobil Setara Forkompimda
-
Survei SPIN: Elektabilitas Ganjar Stagnan, Prabowo Subianto Masih Tertinggi
-
Kejutan Pilpres 2024 Versi Pengamat: Anies Baswedan Berpasangan dengan Ganjar Pranowo, Lawan Prabowo-Puan
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Amien Rais Sebut Pengaruh Seskab Teddy Kalahkan Tokoh Senior Dasco dan Sjafrie Sjamsoeddin
-
Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya
-
Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026
-
Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib
-
Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir
-
Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras
-
BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal
-
Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk
-
Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai
-
May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi