Efek tekanan pada sandal refleksi bisa merangsang sistem kelenjar endokrin untuk melepaskan hormon oksitosin. Hormon oksitosin yang sering kali dikenal dengan ‘hormon bahagia’ merupakan hormon yang bisa mengatasi rasa stres dan depresi.
5. Mencegah nyeri kaki
Tidak jarang orang mengalami nyeri kaki dikarenakan berbagai hal. Jika Anda sering menggunakan high heels, maka kaki Anda cenderung untuk sering nyeri. Hal tersebut juga kerap kali dialami pada orang dengan tingkat aktivitas fisik yang tinggi seperti atlit.
Jangan membiarkan kaki Anda terus merasa nyeri. Tidak menutup kemungkinan nyeri kaki bisa berkembang menjadi masalah kesehatan baru yang lebih sulit untuk diatasi. Apabila Anda tidak ingin mengalaminya, maka gunakan sandal refleksi karena manfaat sandal refleksi bisa mencegah nyeri kaki.
6. Mengobati rematik
Tidak sedikit orang yang telah terkena rematik. Penyakit rematik adalah penyakit yang muncul karena adanya peradangan pada otot dan persendian. Pada umumnya, rematik dialami oleh orang-orang yang sudah tua.
Akan tetapi, rematik juga mungkin terjadi pada orang yang masih muda atau paruh baya. Orang yang sedang mengalami rematik tentunya merasakan rasa nyeri mulai dari tingkat ringan hingga berat.
Segeralah obati rematik agar rasa nyeri tidak terus menyiksa Anda. Manfaat sandal refleksi bagi kesehatan bisa mengobati rematik. Jadi, jika Anda terkena rematik, maka Anda bisa menggunakan sandal refleksi.
7. Meringankan gejala PMS
Baca Juga: Lisda Hendrajoni Dorong Pelaku Usaha Manfaatkan Fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis
Bagi wanita, memakai sandal refleksiologi ini memiliki nilai plus, yakni dapat meringankan gejala premenstrual syndrome atau PMS. Misalnya depresi, nyeri pinggang, atau sakit kepala.
Apakah sandal refleksi aman digunakan penderita diabetes?
Secara umum, sandal refleksi aman digunakan oleh siapa saja. Akan tetapi, hal ini tidak berlaku pada penderita diabetes. Mengapa demikian? Dalam rangka menjaga kesehatannya, penderita diabetes harus menghindari hal-hal yang bisa mengakibatkan luka.
Luka pada penderita diabetes bisa menyebabkan kebusukan di area tersebut. Penggunaan sandal refleksi berpeluang untuk melukai telapak kaki penderita diabetes.
Alih-alih ingin mendapatkan manfaat sandal refleksi, pemakaian sandal refleksi malah berdampak negatif. Jadi, jika Anda menderita diabetes, jangan menggunakan sandal refleksi. [EB]
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
HFM dan Arsenal Umumkan Kemitraan Global Jangka Panjang
-
OJK Terbitkan Aturan Baru, Asing Bisa Akses Informasi Keuangan Indonesia
-
Jaringan Luas AgenBRILink BRI Menggerakkan Ekonomi Rakyat
-
Veda Ega Pratama Cetak Sejarah Jadi Pembalap Indonesia Pertama Raih Podium Moto3 GP Brasil
-
Puncak Arus Balik Lebaran Bandara Kualanamu Diprediksi 29 Maret 2026
-
Batal Debut September 2026, Ini Bocoran Tanggal Peluncuran iPhone Fold Terbaru
-
Death Stranding 2 Pecahkan Rekor di PC, Jadi Jawaban Telak untuk Sony
-
Cerita Warga Kampung Nelayan Sejahtera Indramayu, Lebaran Perdana di Rumah Baru dari Pemerintah
-
Kisah Penebusan Dosa dan Keteguhan Prinsip dalam Hidup di Novel Janji
-
Gen Z di Hari Raya: Antara Kewajiban Tradisi dan Realita Zaman