Metro, Suara.com- Anggota Komisi VIII DPR RI Lisda Hendrajoni mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) untuk memanfaatkan program fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) 2022.
Hal tersebut disampaikan Lisda saat membuka Workshop SIHALAL bagi Pelaku Usaha, Auditor Halal, Penyelia Halal, dan Masyarakat di Kota Padang, Sumatera Barat.Workshop SIHALAL diikuti 55 peserta yang terdiri dari pendamping proses produk halal, auditor, penyelia, serta pelaku usaha di Sumatera Barat. Turut hadir dalam pembukaan Subkoordinator Sistem Informasi dan Humas BPJPH Nurhanuddin, Ketua Satgas Halal Sumbar Miswan, Sekretaris Satgas Halal Ikrar Abdi, serta perwakilan Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LPPPH).
"Sekarang proses mendaftar Sertifikasi Halal itu lebih mudah dan cepat, karena dilakukan online. Terlebih saat ini BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal) memiliki program Sertifikasi Halal Gratis. Ini harus dimanfaatkan oleh Bapak Ibu yang memiliki usaha," ujar Lisda, Rabu (26/10/2022).
Lisda mengungkapkan kepemilikan sertifikasi halal ini ke depan menjadi kebutuhan bagi para pelaku usaha. "Sertifikasi halal ini sekarang sudah bukan voluntary sifatnya, tapi sudah mandatory," paparnya.
"Tahun 2024, seluruh produk yang beredar harus bersertifikat halal. Jadi jangan sampai ketinggalan. Mumpung ada program Sehati, manfaatkan!" sambung Lisda.
Menurutnya meskipun selama ini Sumatera Barat terkenal dengan makanan berbahan baku halal, sertifikasi tetap dibutuhkan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas pasar.
"Di luar negeri, ada bumbu rendang yang dipasarkan. Tapi sayangnya itu dari Thailand, bukan dari Sumatera Barat. Kenapa begitu padahal rendang jelas merupakan makanan khas Sumbar,Ini karena mungkin teman-teman pelaku usaha dari Thailand sudah mensertifikasi halal produknya sehingga bisa masuk pasar internasional. Kita pun harus begitu" ungkap Lisda.
Kepala Satgas Halal Sumatera Barat Miswan berharap dengan sertifikasi halal, produk-produk dari ranah minang yang terkenal dengan makanan yang enak ini bisa menembus pasar internasional.
Bersama jajarannya terus menggenjot jumlah sertifikasi halal di Sumatera Barat. Berdasarkan data Sistem Informasi Halal (SIHALAL), jumlah pendaftar Sehati dari provinsi Sumatera Barat per 26 Oktober 2022 berjumlah 1.115.
Baca Juga: Pastikan Daftar Sertifikasi Halal Hanya di SIHALAL
"BPJPH membuka 324.834 kuota SEHATI. Di Sumbar baru sekitar seribuan yang daftar, jadi akan kita pacu bersama agar jumlah ini terus meningkat," pungkas Miswan.
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
5 Minuman untuk Menurunkan Kolesterol Secara Alami Setelah Lebaran
-
4 Zodiak Paling Berkilau dan Banjir Rezeki di 24 Maret 2026
-
Honor 600 Pro Bocor! Desain Mirip iPhone 17 Pro, Baterai 9000mAh Jadi Sorotan
-
Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim
-
Terpopuler: 7 Promo Sepatu Adidas Murah hingga Tinted Sunscreen Terbaik
-
Kena Nyinyir Warganet, Dewi Perssik Bongkar Alasan Selalu Foto di Area Tangga Rumah
-
5 Tim Ini Pernah Ngerasain Jadi Juara yang Tak Dianggap: Ada Senegal dan Juventus!
-
Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat
-
Terpopuler: Harga HP Samsung 2026 Mulai Rp1 Jutaan, Fitur Cerdas untuk Gen Z di Redmi 15
-
Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari