Deli.suara.com - Penyakit leptospirosis menyergap Semarang, Jawa Tengah. Laporan sementara, sebanyak 22 kasus dan enam orang meninggal dunia akibat penyakit disebarkan melalui urine atau darah hewan yang terinfeksi seperti tikus, anjing dan babi tersebut.
"Sudah ada 22 kasus leptospirosis di kota ini, kita minta warga mewaspadainya dan melindungi diri saat beraktivitas," kata Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Semarang Nur Dian Rakhmawati.
Sementara catatan dari Dinas Kesehatan Jawa Tengah (Jateng), leptospirosis telah terjadi pada 389 orang di tahun 2022 ini dan 55 diantaranya meninggal dunia.
Pihak Dian mengimbau warga beraktivitas menggunakan alat pelindung diri (APD) ketika berkegiatan, terutama alas kaki dan sarung tangan.
"Kalau beraktivitas, kami minta warga menggunakan APD seperti alas tangan dan alas kaki," jelasnya kepada awak media, belum lama ini.
Dalam melindungi diri dari leptospirosis tersebut, jelas Dian, warga hendaknya menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti alas kaki dan sarung tangan ketika berkegiatan serta menjaga kebersihan makanan yang dikonsumsi.
"Lindungi luka sekecil apa pun dengan menutupi secara baik agar tidak terkena bakteri leptospira interrogans ini," tambahnya.
Adapun ciri warga terkena bakteri leptospira, ungkap Nur Dian Rakhmawati, mempunyai gejala, seperti sakit kepala, nyeri otot betis, muntah, diare, ruam, matamemerah. [EB]
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!
-
Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu
-
Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius