Deli.Suara.com - Tim SAR akhirnya menemukan seorang jemaat gereja yang tenggelam di Danau Toba, Kamis (27/10/2022) siang.
Hal ini disampaikan Humas Kantor SAR Medan Sariman Sitorus seperti dilansir dari SuaraSumut.id.
"Korban sudah ditemukan," katanya.
Sariman mengatakan korban, Robby Hutauruk (43) warga Kota Pematang Siantar, ditemukan berjarak sekitar 3 KM dari lokasi awal tenggelam, tepatnya di hulu Sungai Asahan.
"Saat ditemukan kondisi korban sudah tidak bernyawa," ungkapnya.
Sariman mengatakan melakukan pencarian menggunakan Aqua Eyes yang berguna untuk mendeteksi korban didalam air, serta melakukan penyelaman mulai dari lokasi kejadian ke arah muara Danau Toba menuju aliran Sungai Asahan.
"Tim SAR gabungan juga melakukan pencarian menggunakan perahu LCR dengan menyisir ke arah hilir menuju sungai Asahan, hingga akhirnya korban akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," kata Sariman.
Dijelaskannya, korban ditemukan setelah mendapat laporan dari warga yang melihat korban. Selanjutnya tim langsung mengevakuasi korban dan membawa ke RSUD Porsea guna proses lebih lanjut.
Kejadian ini bermula ketika korban bersama rombongan jemaat gereja menggelar liburan dengan berwisata ke Danau Toba tepatnya di Pantai Pasir Putih Kecamatan Porsea Kabupaten Toba, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (23/10/2022).
Baca Juga: Ojol Geruduk Diskominfo Sumut Minta Tertibkan Aplikator yang Tak Memihak Driver
Namun, sukacita liburan ini seketika berubah menjadi kedukaan. Pasalnya, korban yang juga jemaat gereja tenggelam saat asyik mandi-mandi di pinggiran Danau Toba.
Berita Terkait
-
Jemaat Gereja yang Tenggelam di Danau Toba Ditemukan Tak Bernyawa Setelah 5 Hari Pencarian
-
Edy Rahmayadi Minta Masyarakat Melayu Bangga Tunjukkan Identitas Melayunya
-
2 Hari Hilang, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Warga Serang yang Hanyut di Sungai Ciujung
-
Prakiraan Cuaca Sumut, Kamis 27 Oktober 2022: Hujan Merata Saat Malam Hari
-
Tim SAR Gabungan Mulai Cari "Pendaki Ritual" Gunung Lawu yang Sepekan Ini Hilang
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
6 Jam Pelarian Menantu Sadis: Drama Penangkapan Pembunuh Mertua di Mojokerto
-
Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya
-
Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama WTA 1000 Roma
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Liburan Tak Biasa di Jakarta: Sensasi Makan di Atas Katamaran Sambil Menyusuri Sungai Tahang
-
BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata
-
Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final
-
Menelusuri Lorong Gelap Larung: Dari Hasrat hingga Sejarah yang Berdarah
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda