Deli.suara.com - Gegara mengidap sakit leukimia akut pada Mei 2016, karir akting Choi Sung-won nyaris tamat. Leukemia adalah kanker darah akibat tubuh terlalu banyak memproduksi sel darah putih abnormal. Bagaimana info terbaru penanganan leukimia dengan pengobatan alternatif seperti terapi akupuntur?
Choi Min-woo, lebih dikenal dengan nama panggungnya Choi Sung-won, adalah aktor asal Korea Selatan. Dia mulai mendapatkan pengakuan melalui perannya sebagai Sung No-eul dalam drama Korea Reply 1988, bagian ketiga dari Reply oleh tvN.
Choi Sung Won didiagnosis menderita leukimia akut pada Mei 2016 dan dinyatakan sembuh pada Desember 2016. Dia kemudian kembali berakting pada 2017, namun harus kembali menjalani perawatan karena penyakit yang sama pada November 2020.
Choi Sung Won didiagnosis menderita leukemia akut. Karena masalah medis ini, dia harus membatalkan semua proyek line-up untuk fokus pada penyembuhannya.
Apa itu Penyakit Leukimia?
Sel darah putih merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh yang diproduksi di dalam sumsum tulang. Ketika fungsi sumsum tulang terganggu, maka sel darah putih yang dihasilkan akan mengalami perubahan dan tidak lagi menjalani perannya secara efektif.
Leukemia sering kali sulit terdeteksi karena gejalanya menyerupai gejala penyakit lain. Oleh sebab itu, pemeriksaan sejak dini perlu dilakukan agar leukemia dapat cepat ditangani.
Leukemia dapat bersifat kronis atau akut. Pada leukemia kronis, kanker berkembang perlahan dengan gejala awal yang biasanya ringan. Sementara pada leukemia akut, perkembangan sel kanker terjadi sangat cepat dan gejalanya bisa memburuk dalam waktu singkat. Leukemia akut lebih berbahaya daripada leukemia kronis.
Berdasarkan jenis sel darah putih yang terlibat, leukemia terbagi menjadi empat jenis utama, yaitu:
Baca Juga: Menolak Diderek,Polisi dan Dishub Pukul Spion Mobil Buntut Parkir Sembarangan di Mampang Jaksel
Leukemia limfoblastik akut
Acute lymphoblastic leukemia (ALL) atau leukemia limfoblastik akut terjadi ketika sumsum tulang terlalu banyak memproduksi sel darah putih jenis limfosit yang belum matang (limfoblas).
Leukemia limfositik kronis
Chronic lymphocytic leukemia (CLL) atau leukemia limfositik kronis terjadi ketika sumsum tulang terlalu banyak memproduksi limfosit yang tidak normal dan secara perlahan menyebabkan kanker.
Leukemia mieloblastik akut
Acute myeloblastic leukemia (AML) atau leukemia mieloblastik akut terjadi ketika sumsum tulang terlalu banyak memproduksi sel mieloid yang tidak matang atau mieloblas.
Leukemia mielositik kronis
Chronic myelocytic leukemia (CML) atau leukemia mielositik kronis terjadi ketika sumsum tulang tidak mampu memproduksi sel mieloid yang matang.
Selain keempat jenis leukemia di atas, ada beberapa jenis leukemia lain yang jarang terjadi, di antaranya:
* Leukemia sel rambut (hairy cell leukemia)
* Leukemia mielomonositik kronis (chronic myelomonocytic leukemia)
* Leukemia promielositik akut (promyelocytic acute leukemia)
* Leukemia limfositik granular besar (large granular lymphocytic leukemia)
* Juvenile myelomonocytic leukemia, yaitu jenis leukemia mielomonositik yang menyerang anak usia di bawah 6 tahun.
Apakah Akupuntur Bisa Bantu Penyembuhan Leukimia?
Dilansir dari YakinSehat.id, akupuntur leukemia merupakan terapi pengobatan yang dikhususkan untuk mengatasi pasien leukemia. Penyakit yang lebih dikenal kanker darah ini disebabkan karena jumlah sel darah putih meningkat.
Umumnya peningkatan sel darah putih ini terjadi di darah atau sumsum tulang, sehingga sebagian sel darah yang diproduksi melalui sumsum tulang memiliki keabnormalan sifat dan jenis.
Ketidaknormalan sel yang terjadi pada penderita leukemia bisa memicu produksi leukosit yang lebih banyak dari batas normal. Hal ini menyebabkan seseorang yang menderita penyakit leukemia akan ditandai dengan meningkatnya kadar leukosit dalam darah.
Sebuah penelitian dari Michigan State University mengatakan bahwa melakukan pijat refleksi di area kaki dapat membantu meredakan gejala kanker. Jadi, dengan melakukan terapi akupuntur, masalah ini bisa diatasi dengan aman dan efisien.
Akan tetapi, karena leukemia bukanlah penyakit ringan, Anda harus melakukan konsultasi terlebih dahulu pada dokter terkait kondisi tubuh Anda agar pengobatan berjalan lancar.
Cara Alami Penanganan Leukimia Selain Akupuntur Leukemia
Selain melakukan pengobatan ke dokter dan ahli akupuntur, gejala leukemia bisa juga diatasi dengan mengkonsumsi beberapa bahan alami di bawah ini:
– Ginseng merah Korea
Ramuan berbahan dasar ini dapat menghambat aktivitas telomerase dan menyebabkan matinya sel organisme pada sel kanker darah.
– Kunyit
Bahan dapur ini bisa mengurangi rasa sakit dan peradangan yang terjadi pada penderita leukemia.
– Silymarin atau milk thistle
Ramuan ini umumnya digunakan untuk obati penyakit hati, namun bagi penderita leukemia ramuan ini juga bisa digunakan. Manfaat ramuan ini untuk penderita leukemia adalah untuk mengatasi masalah yang berkaitan dengan hati.
– Tapak dara
Cara membuat ramuan herbal dari tanaman ini adalah dengan merebus 1 liter air dengan 20-25mg tapak dara kering dan adas pulawaras. Ramuan ini bisa diminum 2 kali sehari saat pagi dan sore hari.
Akupuntur leukemia ini bisa dijadikan pengobatan alternatif untuk mengobati penyakit kanker tersebut. Anda juga bisa mengkonsumsi obat herbal untuk mengatasi gejala leukemia disamping menggunakan obat medis. [EB]
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Sinopsis 96 Minutes, Film Taiwan yang Jadi Trending di Netflix!
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Sinyal Kuat untuk Pensiun? Baru Gabung ke Girona, Marc-Andre ter Stegen Langsung Cedera
-
Gentengisasi Prabowo, Solusi Adem untuk Indonesia atau Mimpi yang Terlalu Berat?
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
4 Rekomendasi HP Layar Lengkung Terbaik 2026, RAM Besar Harga Mulai Rp 2 Jutaan
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Tekan Inflasi Saat Ramadan-Lebaran, Respati Ardi Monitoring Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok
-
Tanggul Sungai Nglangak Jebol, Ratusan Rumah di Kudus Terendam Banjir
-
Pep Guardiola Diserang Komunitas Yahudi Manchester Usai Bela Palestina dan Genosida di Gaza