/
Jum'at, 28 Oktober 2022 | 10:05 WIB
rishi sunak. (tims)

Deli.suara.com - Rishi Sunak, Pria berusia 42 tahun keturunan India itu menjadi Perdana Menteri Inggris ke-57, menggantikan Liz Truss yang menyatakan mundur dari jabatannya di hari ke-45. 

Dan menjadi sejarah, bahwa Rishi Sunak adalah PM pertama di Inggris yang memeluk agama Hindu.  Dihimpun dari berbagai sumber, berikut 5 fakta Rishi Sunak.

1. Lebih kaya dari King Charles III

Rishi Sunak dikenal sebagai seorang politisi terkaya di Westminster. Mengutip dari The Guardian, kekayaan gabungan Sunak dan Murty diperkirakan mencapai 730 juta poundsterling, dua kali lipat dari kekayaan Raja Charles III dan Camilla, Permaisuri Ratu yang diperkirakan memiliki 300-350 juta poundsterling.

Sunak dan Murty diketahui memiliki empat properti yang tersebar di seluruh dunia dan bernilai lebih dari 15 juta poundsterling.

2. Anak Dokter

Ia merupakan anak sulung dari tiga bersaudara. Orangtuanya berasal dari India yang pindah ke Inggris dari Afrika timur. Ayahnya berprofesi sebagai seorang dokter umum dan ibunya menjalankan apoteknya sendiri.

3. Mengenyam pendidikan di sekolah elit

Saat muda, Sunak dididik di Winchester College, sekolah asrama swasta yang sangat mahal dan disegani.

Baca Juga: Merasa Tak Pantas Jadi Model karena Tinggi Badan, Penampilan Fuji di JFW Justru Memukau

Sunak melanjutkan studi politik, filsafat dan ekonomi di Universitas Oxford. Dia dianugerahi gelar kelas satu. Dia kemudian memperoleh gelar master administrasi bisnis (MBA) di Universitas Stanford.

4. Menikah dengan putri "Bill Gates of India"

Dia bertemu istrinya Akshata Murah saat kuliah dian Standford. Murty adalah putri miliarder India NR Narayana Murthy, sering digambarkan sebagai Bill Gates of India, yang mendirikan perusahaan perangkat lunak Infosys.

5. Karir politik yang moncer

Sunak telah beralih dari anggota parlemen menjadi perdana menteri hanya dalam tujuh tahun, llebih cepat dari PM lainnya di era modern. Meski sebelumnya Pitt the Younger memegang rekor keseluruhan hanya dengan dua tahun.

Mengutip dari CNN, dia pertama kali terpilih sebagai anggota parlemen pada tahun 2015 dan menghabiskan dua tahun di bangku belakang sebelum menjadi menteri junior di pemerintahan Theresa May.

Load More