Deli.suara.com - Sebelum adopsi anak anjing sebaiknya harus paham dan matang dengan segala persiapannya. Masa sih adopsi anak anjing saja butuh persiapan? Anjing kan hanya binatang?
Kita harus mengerti bahwa saat kita mengadopsi anjing, itu sama seperti memiliki seorang anak baru, sebab ada berbagai kebutuhan hidup jangka panjang yang harus Anda persiapkan.
Sebelum menyesal dan akhirnya membuat anjing tersebut kelak terlantar, anda sebaiknya menyiapkan lima hal sebelum mengadopsi anjing seperti dibawah ini :
1. Tempat tinggal
Perihal tempat tinggal disini adalah mengenai dimana anda kelak tinggal bersama anjing anda.
Apakah anda tinggal di apartemen, rumah susun, atau rumah sendiri dengan halaman yang cukup luas? Jenis tempat tinggal anda sebaiknya anda jadikan pertimbangan untuk memelihara anjing yang biasanya harus sering diajak berjalan-jalan setiap hari di sekitar rumah.
Ingat, anjing bukan alat pengamanan rumah anda. Dia anggota keluarga. Jadi dia wajib tinggal di dalam rumah ya g nyaman dan aman.
2. Waktu
Anjing adalah makhluk yang bersosialisasi dan suka berkomunikasi. Apakah anda bekerja sepanjang hari atau gemar bepergian ke luar rumah?
Baca Juga: Ayah Tantri Kotak Meninggal Dunia, Unggahan Istri Arda Naff Banjir Ucapan Duka dari Rekan Artis
Memelihara anjing tidak akan ada gunanya apabila anda terus-menerus tidak berada di rumah dan mengabaikan hewan peliharaan anda. Karena anjing akn stress dan akhirnya anda berarti menyiksa hewan tersebut.
Jadi anda harus benar-benar bisa membuat schedule yang rutin untuk bercengkrama dengan anjing anda sesibuk apapun anda.
3. Biaya
Sebelum memgadopsi anjing, pelajari dan pahami perihal biaya yang akan anda tanggung dalam jangka panjang.
Anda pun disarankan untuk mulai menghitung biaya pemeliharaan anjing sebelum mengadopsinya. Sebab ada beberapa kasus yang membuat pemilik anjing terpaksa 'membuang' anjingnya karena tak sanggup membayar biaya hidup hewan peliharaannya.
Biaya hidup anjing itu misalnya biaya makanan, kesehatan dan lain-lain. Karena dia akan menjadi anggota keluarga yang wajib kita tanggung selama dia hidup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Pemprov Jatim Raih 2 Penghargaan Garuda AI Impact Summit
-
Mind Corner di Liga Universitas 2026, Ruang Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian
-
Bukan Sekadar Teknologi, AI Ternyata Juga Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Berulang Kali Digosipkan Pencucian Uang hingga Suap, Raffi Ahmad Trauma Bekerja di Pemerintahan?
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?