Deli.suara.com – Puan Maharani sampaikan belasungkawa atas tragedi Itaewon yang terjadi pada Sabtu, (29/10/2022) malam di Itaewon, Korea Selatan. Ketua DPR RI ini menyampaikan belasungkawanya melalui unggahan di akun Instagram resminya, Selasa (1/11/2022).
“Saya menyampaikan belasungkawa atas tragedi dalam perayaan Halloween Itaewon di Korea Selatan yang menimbulkan banyak korban,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Putri dari Megawati Soekarno Putri ini juga mengingatkan pada seluruh pihak agar lebih memerhatikan kerumunan massa pada kegiatan-kegiatan yang mulai ramai setelah pandemi Covid mereda.
Ia juga meminta para penyelenggara acara yang melibatkan banyak orang di Indonesia harus belajar dari kejadian di Itaewon ini.
“Panitia penyelenggara acara hiburan harus tertib dan sesuai aturan. Penjualan tiket tidak boleh melebihi kapasitas tempat acara,” jelasnya.
“Pengamanan ketat di setiap acara yang ada kerumunan massa mutlak dilakukan dengan terus memperhatikan dinamika lapangan,” lanjut Puan.
Puan juga memahami masyarakat ingin menikmati hiburan usai pembatasan selama lebih dari dua tahun. Oleh karena itu, belajar dari tragedi Itaewon, Puan menghimbau agar pemerintah dan aparat keamanan lebih memerhatikan masyarakat agar tak terjadi hal serupa. Terlebih lagi, menjelang akhir tahun pasti banyak acara hiburan yang mengundang kerumunan massa.
“Pada perayaan pergantian tahun sebentar lagi pasti akan banyak konser maupun kegiatan hiburan. Pemerintah pusat dan daerah serta semua stakeholder terkait betul-betul harus siaga. Jangan sampai tragedi Itaewon terulang,” kata Puan terkait hal yang memicu keramaian.
Tragedi Itaewon sampai saat ini masih membekas karena banyak menelan korban jiwa. Bahkan, dua orang WNI diketahui ikut menjadi korban luka dalam peristiwa yang terjadi di Korea Selatan itu.
Baca Juga: Puluhan Orang Pingsan dalam Acara Berdendang Bergoyang, Polisi Periksa Panitia
Puan akhirnya meminta KBRI Seoul untuk terus memantau perkembangan tragedi Itaewon itu selama beberapa waktu ke depan. Ia juga mengatakan, KBRI di Seoul telah membuka posko pengaduan untuk WNI yang kehilangan teman atau kerabatnya.
Tragedi Itaewon memang menjadi pelajaran yang berarti bagi dunia. Dan Puan Maharani selaku ketua DPR RI tak lelah menghimbau bagi semua masyarakat, pemerintah dan aparat keamanan untuk lebih memerhatikan setiap acara yang mengundang kerumunan, seperti menyediakan P3K dan juga memperketat keamanan agar tak terjadi pembludakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Tak Berizin, Dua Lokasi Pertambangan di Kampar Ditutup
-
Barang Diskon Belum Tentu Murah: Mengapa Kita Mudah Terkecoh Label Promo?
-
Beda Lipstik Hanasui Biasa dan Boba: Cek Perbandingan Shade, Aroma, dan Harganya
-
TWS Under Rp500 Ribu yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Terbaik David GadgetIn
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Kurir Narkoba Kedok Nelayan Edarkan Sabu dari Malaysia, Ditangkap di Karimun
-
Budget 2 Jutaan Dapat Tablet Apa? Ini Daftar Terbaik di 2026
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Tampil Buruk, Ditahan Maroko 1-1
-
Gantikan Marco Silva, Fulham Dikabarkan Boyong Alvaro Arbeloa Sebagai Pelatih Baru
-
Harga Pertamax Naik, Pengamat: Momen Evaluasi Gaya Hidup