Deli.suara.com – Puan Maharani harus maju dalam Pilpres 2024 mewakili PDI Perjuangan, hal ini didasarkan pada Indonesia yang membutuhkan trah Soekarno dalam PDIP untuk menghadapi kapitalistik para elite bangsa.
Di tengah ramainya partai politik yang mengusung calon terbaik mereka dalam Pilpres, Megawati Soekarno Putri selaku Ketua Umum PDIP tak ikut campur dalam keramaian yang terjadi. Megawati belum memutuskan siapa calon presiden yang cocok yang akan mewakili PDIP di Pilpres 2024 nanti.
Namun, menurut Pengamat Komunikasi Politik, Hendri Satrio menduga bahwa kini PDI Perjuangan tengah fokus mempersiapkan Puan Maharani sebagai orang yang diusung dalam Pilpres nanti.
Bahkan, menurut Hendir, anak dari Megawati Soekarno Putri itu sedang berusaha dijodohkan dengan beberapa pihak demi meraih hattrick.
“Bahkan desas-desus yang beredar sudah beberapa nama yang dipersiapkan untuk mendampingi Puan Maharani, seperti Prabowo Subianto hingga Ketua PBNU Gus Yahya,” ungkap Hendri.
Sebelumnya diketahui, Ganjar Pranowo belum diusung oleh PDIP sebagai calon presiden. Hal ini disebabkan karena adanya sosok Puan Maharani yang lebih kuat di struktur partai anak PDIP.
“Bicara Ganjar Pranowo itu ada satu hal karena akan kemana nanti kita maju sebagai calon presiden, apakah nanti tetap di PDIP atau akan ke Koalisi Indonesia bersatu (KIB),” tutur Hendri terkait masalah Ganjar.
Sampai saat ini akan sulit mengusung nama Ganjar Pranowo jika Puan Maharani diusung oleh struktur PDIP. Hendri juga menilai, sosok Gus Yahya dan Puan Maharani akan lebih cocok jika dipasangkan menjadi capres dan cawapres di tahun 2024 nanti.
“Capres dan cawapres ini kan belum ada yang pasti. Kemudian, kalau misalnya menang Mbak Puan nomor 1 atau nomor 2, tapi kalau nomor 2 ini bisa seperti nostalgia zaman reformasi waktu Gus Dur dan Megawati jadi pasangan,” jelas Hendri, Sabtu (29/10/2022).
Sejauh ini, Puan Maharani telah melakukan safari politik bersama sejumlah ketua umum partai politik untuk menjajaki kerja sama politik. Adapun ketua umum partai politik yang dimaksud adalah, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.
Tak hanya belum memutuskan capres dan cawapres untuk maju di Pilpres 2024 nanti, Megawati selaku Ketua Umum PDIP juga belum menentukan partai mana yang akan ia ajak berkoalisi di Pilpres mendatang.
Namun, posisi Puan tetaplah yang terkuat untuk mewakili PDIP, dan Ganjar Pranowo mungkin akan hengkang dari PDIP dan gabung dengan KIB seperti yang dikatakan oleh Hendri. Komentar dari pengamat demokrasi Rocky Gerung juga semakin memperkuat hal ini.
“Tanpa prinsip Soekarno, PDIP bukan partai. Nah, Puan harus betul-betul dipaksa menjadi kader PDIP.”
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Cedera di Laga Liverpool vs PSG, Hugo Ekitike Terancam Absen Panjang
-
Hasil Liga Champions: Barcelona Tersingkir Meski Menang dari Atletico Madrid
-
Hasil Liga Champions: PSG Hancurkan Liverpool dengan Agregat 4-0
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan