Deli.suara.com - BLT subsidi gaji atau Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahap 7 sebesar Rp600 ribu mulai dicairkan sejak hari ini, Selasa (2 November).
Penerimaan Bantuan Subsidi Upah (BSU) dapat dicek secara mudah melalui aplikasi Pospay yang tersedia di Handphone (HP).
Sekretaris Jenderal Kemnaker Anwar Sanusi mengatakan bahwa terdapat sebanyak 3,6 juta pekerja yang akan menerima bantuan subsidi gaji melalui PT Pos Indonesia.
"BSU ke 9,2 juta pekerja sudah selesai penyalurannya, ditambah 3,6 juta itu mulai minggu ini. Prosesnya sudah mulai di kantor pos. InsyaAllah pekan ini sudah mulai,” kata Anwar di JCC, Minggu (30/10/2022).
Menurut data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), sekiranya ada 3,6 juta pekerja yang bisa mengambil BSU Rp600 ribu di kantor pos terdekat. Pencairan BSU di kantor pos dapat mempermudah dan mempercepat bagi pekerja yang tidak memiliki rekening.
Anwar menjelaskan, proses pencairan BSU Rp600 ribu di kantor pos. Nantinya para pekerja akan dibuatkan rekening giro oleh PT Pos Indonesia.
"PT Pos akan membuatkan rekening giro kepada penerimanya," kata Anwar kepada Okezone.
Melansir CNBC, berikut cara cek penerima BSU tahap 7 lewat Pospay:
1. Unduh aplikasi Pospay di Play Store
2. Registrasi Akun dengan membuat username, password, masukan kode OTP yang dikirim via SMS, dan membuat PIN transaksi
3. Kemudian masuk ke akun terdaftar dengan cara klik tombol berwarna merah di pojok kanan halaman utama dan klik logo Kementerian Ketenagakerjaan
4. Klik BSU Kemenaker 1 pada bagian Jenis Bantuan
5. Kemudian klik tautan Ambil Foto Sekarang untuk mengambil foto e-KTP. Jika sistem tidak bisa memproses foto, Anda bisa kembali mengambil ulang foto e-KTP Anda
6. Masukkan data pribadi
7. Jika NIK sudah sesuai dengan data penerima BSU, akan muncul QR Code
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus