Suara.com - Hingga saat ini, pemerintah masih terus menyalurkan Bantuan Sosial alias bansos untuk masyarakat yang membutuhkan. Lantas, apa saja daftar bansos yang cair bulan November 2022?
Kabarnya, BLT BBM tahap 2 dan bansos lainnya seperti subsidi gaji, BLT UMKM, hingga BLT nelayan masih cair hingga bulan November 2022.
Untuk BLT BBM tahap 2 sebesar Rp 300.000 akan cair per Keluarga Penerima Manfaat (KPM), di mana masyarakat yang memenuhi persyaratan berhak mendapatkan BLT BBM ini.
Bansos yang Cair Bulan November 2022
Berikut ini ada beberapa bansos yang cair bulan November 2022 yang perlu diketahui. Mari simak daftar selengkapnya di bawah ini.
1. BLT Dana Desa
BLT Dana Desa ini akan dihapus tahun depan, di mana penghapusan BLT Dana Desa akan dialihkan ke bantuan sosial lainnya. BLT Dana Desa 2023 akan dihapus jika anggaran untuk penangangan Covid-19 tahun depan sudah tidak ada.
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi A Halim Iskandar mengungkapkan, bahwa BLT pada 2023 kemungkinan masih dianggarkan, namun bukan untuk penanganan pandemi yang penyalurannya lebih lebih luas, akan tetapi khusus untuk penanganan kemiskinan ekstrem.
2. BLT Nelayan
Baca Juga: PT Pos Indonesia Salurkan BSU Tahap 7 Besok, Ini Cara Cek Status Penerima dan Syarat Pencairan
Nelayan juga akan mendapatkan BLT sebesar Rp150 ribu per bulan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) bakal menyalurkan dana BLT sebesar Rp 150.000 per bulan kepada para nelayan yang terdampak kenaikan harga BBM, di mana kebijakan tersebut diambil setelah Pemprov Jabar bersama stakeholder terkait menggelar Rapat Koordinasi Rencana Penyaluran BBM bagi Nelayan.
3. BLT Ojek Online
Pemerintah Kota Medan menyalurkan dana bantuan langsung tunai (BLT) kepada penarik becak motor, pengemudi ojek online (ojol) dan sopir angkutan kota (angkot) mulai tanggal 5 Oktober 2022. Total ada 17.229 orang penarik betor, pengemudi ojek online dan juga sopir angkot yang akan menerima BLT sebesar Rp 600 ribu per orang.
4. Bansos PKH
Bansos PKH yang sudah direalisasikan sampai dengan akhir Triwulan III ini sudah disalurkan sebanyak Rp 21,3 triliun atau 74,3 persen dari anggaran tersebut.
5. BPNT
Berita Terkait
-
PT Pos Indonesia Salurkan BSU Tahap 7 Besok, Ini Cara Cek Status Penerima dan Syarat Pencairan
-
Parah! Waroeng SS Potong Gaji Karyawan Penerima BSU
-
Geger Gaji Karyawan Waroeng SS Penerima BSU Dipotong Si Bos, Jadi Perbincangan Warganet hingga Perhatian Gibran
-
Daftar 8 BLT Cair November 2022, Siap-siap Dapat Cuan Tambahan
-
8 BLT Cair November 2022, Siap-siap Dapat Cuan Tambahan Lagi!
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!