Deli.suara.com - Sepp Blatter menilai penetapan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 adalah kesalahan besar.
Menurut mantan Presiden FIFA itu, Qatar terlalu kecil sebagai perhelatan sekelas Piala Dunia.
Keputusan pemilihan Qatar sebagai tuan rumah turnamen edisi tahun ini memang diwarnai dengan kontroversi, mulai dari tuduhan korupsi hingga pelanggaran hak asasi manusia (HAM).
Blatter, yang memimpin FIFA selama 17 tahun, juga terlibat dalam tuduhan korupsi selama masa jabatannya. Ia telah bebas setelah menjalani masa hukuman dari pengadilan Swiss pada Juni kemarin.
"Ini negara yang terlalu kecil. Sepakbola dan Piala Dunia terlalu besar untuk mereka," kata Blatter.
Dia mengatakan, FIFA mengubah kriteria yang digunakan untuk memilih negara tuan rumah pada 2012 setelah munculnya dugaan pelanggaran HAM terhadap kondisi para pekerja konstruksi terkait turnamen di Qatar.
"Sejak saat itu, pertimbangan sosial dan hak asasi manusia diperhitungkan [dalam penunjukkan tuan rumah Piala Dunia]," ungkapnya.
Blatter mengatakan dirinya akan menonton Piala Dunia tahun ini, yang dimulai kurang dari dua minggu lagi, dari rumahnya yang berada di Zurich, Swiss.
Piala Dunia FIFA 2022 akan menjadi putaran final ke-22 Piala Dunia FIFA, turnamen sepak bola internasional empat tahunan yang diikuti oleh tim nasional pria senior anggota FIFA.
Baca Juga: Jangan Langsung Cari Obat! Ini 5 Pencahar Alami untuk Atasi Sembelit dan BAB Lancar
Turnamen edisi ini dijadwalkan berlangsung di Qatar pada 20 November hingga 18 Desember 2022.
Untuk pertama kali, Qatar menyelenggarakan turnamen ini dan menjadi Piala Dunia FIFA pertama yang pernah diadakan di Jazirah Arab, dan di negara mayoritas berpenduduk Muslim.
Piala Dunia FIFA 2022 ini juga akan menjadi Piala Dunia FIFA kedua yang diadakan sepenuhnya di Asia setelah Piala Dunia FIFA 2002 di Korea Selatan dan Jepang.
Selain itu, turnamen ini akan menjadi yang terakhir yang melibatkan 32 tim, pada periode selanjutnya (yaitu pada Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Utara). [BAB]
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
John Herdman Sebut Piala AFF 2026 Ujian Nyata Kedalaman Skuad Garuda Sebelum Menuju Piala Asia 2027
-
5 Kepribadian Orang yang Menyukai Langit, Ini Tanda dan Karakternya
-
Mau Dinner Valentine? Ini 5 Ide OOTD Dress ala Seleb yang Bisa Kamu Sontek
-
Saham BUMI Diborong Lagi, Target Harganya Bisa Tembus Level Rp500?
-
Eks Bos GOTO Resmi Masuk Jajaran MGLV, Bakal Masuk Sektor Teknologi?
-
5 Rekomendasi Panci Listrik untuk Anak Kos, Praktis untuk Masak Buka Puasa dan Sahur
-
5 Kandungan Skincare yang Wajib Ada buat Memperbaiki Skin Barrier
-
54 Kode Redeem FF Aktif Hari Ini 15 Februari 2026, Klaim Berbagai Bundle Gratis
-
Masa Depan Elkan Baggott di Ipswich Town Kini Menemukan Titik Terang
-
Taqy Malik Buka Suara soal Tudingan Mark Up Wakaf Alquran, Ajak Randy Permana Tabayyun