Belakangan ini, kedatangan megabintang Timnas Argentina, Lionel Messi, diiringi dengan sejumlah informasi yang menyesatkan. Sebab, ada satu narasi yang menyebut bahwa Messi menghubungi Jordi Amat, bek naturalisasi Timnas Indonesia.
Narasi ini dibagikan oleh kanal YouTube Treble Winner melalui sebuah video yang diunggah belum lama ini. Dalam judul video tersebut, Lionel Messi disebut memiliki kedekatan dengan Jordi Amat.
Sebelumnya Lionel Messi memang pernah beberapa kali duel dengan Jordi Amat di Liga Spanyol.
“Messi Video Call Jordi Amat. Kedekatan Lionel Messi ke Bek Timnas Indonesia saat akan Saling Lawan,” demikian judul yang disematkan kanal YouTube Treble Winners dalam video unggahannya tersebut.
Kemunculan narasi seperti ini mencuat setelah Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) mengumumkan secara resmi bahwa mereka akan menjalani tur Asia pada agenda FIFA Matchday Juni 2023.
Salah satu lawan yang bakal dihadapi oleh La Albiceleste pada agenda itu ialah Timnas Indonesia. PSSI juga sudah mengonfirmasi bahwa skuad Garuda akan bertanding melawan Argentina pada 19 Juni 2023 mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Lalu, benarkah Lionel Messi menghubungi Jordi Amat menjelang pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Argentina? Berikut cek faktanya.
PENJELASAN
Apabila menyaksikan dan menyimak secara seksama video yang berdurasi 3:03 menit itu, sebetulnya tidak ada keterangan dan penjelasan soal fakta Lionel Messi menghubungi Jordi Amat.
Baca Juga: CEK FAKTA: Lionel Messi Beri Komentar Pedas Jelang Timnas Indonesia vs Argentina
Kanal YouTube Treble Winner ini hanya menyebut bahwa Jordi Amat memiliki kedekatan dengan Lionel Messi karena sama-sama pernah berkarier di Liga Spanyol.
Jordi Amat sendiri menjadi salah satu pemain Timnas Indonesia yang pernah dekat dengan Lionel Messi. Duel antara Jordi dan Messi memang beberapa kali terjadi. Pasalnya, Jordi sempat beberapa tahun berkarir di Spanyol,” bunyi narator dalam video tersebut.
Kedekatan yang dimaksud pun hanya berangkat dari pernyataan Jordi Amat bahwa dia mengakui sosok Messi sebagai pemain terbaik yang pernah dijumpai sepanjang kariernya.
"Saya bertanding melawan pemain yang benar-benar bagus. Dan Messi jadi lawan terberatnya," kata Jordi Amat di laman Instagram pribadinya pada Jumat (11/3/2022).
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa narasi yang disebut dalam judul video unggahan kanal YouTube Treble Winners itu tidak sesuai dengan fakta yang sesungguhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
Terkini
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
Pemerintah Bebaskan Pajak untuk 5 Kendaraan Ini, Apakah Kendaraanmu Termasuk yang 'Kebal?
-
Aturan Baru, Hanya 6 Jenis Pekerjaan Ini yang Boleh Dikelola Perusahaan Outsourcing
-
Musim Kemarau Sudah Datang, Tapi Kok Masih Hujan? Ini Penjelasan BMKG
-
Jangan Asal Cuci! Begini Cara Merawat Sepatu Lari ala dr. Tirta Biar Tak Bau dan Lebih Awet
-
Darurat Kekerasan di Daycare, HNW Desak Negara Hadir dan Tindak Tegas Pelaku
-
5 Rekomendasi Produk Wardah Wudhu Friendly untuk Perawatan dan Makeup Sehari-hari
-
Saat Crush Mengetahui Rahasia Terbesarmu dalam Web Series To Two
-
Jembatan Ampera Ditutup Saat CFD Palembang Besok, Meluas ke Jakabaring: Ini Rute Alternatifnya
-
Antara Adab dan Inferioritas: Membaca Ulang Warisan Mentalitas Kolonial