Wali kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, seringkali aktif di media sosial terutama di Twitter. Ia tidak segan untuk membalas cuitan netizen yang menandai akunnya.
Baru-baru ini, seorang netizen menandai akun Twitter Gibran dengan cuitan yang berisi foto Gibran sedang makan bersama Ketua DPR, Puan Maharani, di sebuah warung makan.
Dalam foto tersebut, Gibran dan Puan duduk berhadapan dengan makanan di meja mereka. Sayangnya, menu makanan yang mereka pesan tidak terlihat dengan jelas dalam foto tersebut. Waktu kejadian juga tidak diketahui secara pasti, namun dapat terlihat dari spanduk bahwa mereka berada di daerah Solo.
Wajah Puan terlihat sedikit tersenyum ke arah kamera, sementara Gibran tetap dengan wajah datarnya meskipun juga melihat ke arah kamera.
Foto tersebut diunggah oleh akun Twitter @mahaszyimA11 yang juga menyebut akun Gibran. Cuitan tersebut dengan cepat ditemukan oleh Gibran, dan ia membalasnya dengan singkat.
"Siapa," jawab Gibran.
Cuitan tersebut segera menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen. Dalam beberapa jam, balasan Gibran telah dilihat lebih dari 84 ribu kali dan mendapatkan 1.087 suka dari akun lainnya. Netizen ikut berbagai spekulasi mengenai siapa yang membayar makanan tersebut.
Beberapa netizen berspekulasi bahwa sebagai tuan rumah, Gibran seharusnya yang mentraktir Puan. Ada juga yang mengolok-olok ekspresi datar Gibran karena harus membayar makanan tersebut.
"Biasanya tuan rumah yang membayar," komentar @Armxxxxxx.
Baca Juga: 5 Drama Populer YoonA SNSD yang Lagi Ultah ke-33, Drama Barunya Tayang di Bulan Juni
"Yang membayar pasti wajahnya tegang," tulis @Henxxxx.
"Gelisahnya yang tidak tersenyum, biasanya itulah yang membayar. Wajahnya terlihat tegang," kata @entrxxxxx.
Gibran Rakabuming Raka memang terkenal dengan wajah datarnya dalam setiap foto. Tidak hanya saat berfoto dalam acara politik, tetapi juga saat berpose bersama keluarganya. Sebagai contoh, dalam sebuah foto beberapa bulan yang lalu bersama adik-adiknya, Kahiyang Ayu dan Kaesang Pangarep. Foto tersebut diunggah oleh Kahiyang Ayu setelah acara pengajian menjelang pernikahan Kaesang. Ketiga saudara tersebut kompak mengenakan pakaian muslim berwarna biru. Namun, hanya Gibran yang memiliki ekspresi wajah datar tanpa senyum.
Netizen pun memberikan pendapat bahwa Gibran terlihat seperti sedang berfoto untuk Kartu Tanda Penduduk (KTP). Bahkan, ada yang mengolok-oloknya seolah-olah sedang tegang.
"Yang menikah Sang Pisang (Kaesang Pangarep), tapi yang tegang seperti martabak
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Transformasi Ekonomi Rakyat, BRI Bawa Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Siapkan Dana Haji Lebih Terstruktur, BNI Andalkan Fitur Life Goals di wondr
-
IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau
-
Viral Wuling Binguo Hangus Terbakar saat Sedang Parkir
-
Wanti-wanti LPG Mau Digantikan CNG: Bahaya, Tekanannya 25 Kali Lipat!
-
Alasan Perang Iran Bikin Harga BBM Tetap Mahal Meski Pasokan Minyak Dunia Melimpah
-
Ubah Sampah Makanan Jadi Aksi Iklim: Jejak Food Cycle Indonesia Tekan Emisi dari Limbah Pangan
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
Jaga Alam, Jaga Kehidupan: Festival Raksha Loka Dorong Aksi Kolektif Untuk Masa Depan Hijau
-
Overworked tapi Underpaid: Realita Dunia Kerja yang Diam-diam Dinormalisasi