Pelatih Manchester United Erik ten Hag tak mau salahkan pemain gagal meraih Piala FA. Bahkan dia membela David De Gea setelah kiper itu dikritik karena perannya dalam gol kedua Manchester City di final Piala FA, Sabtu.
City menang 2-1 di Wembley berkat dua gol Ilkay Gundogan saat tim Pep Guardiola mengambil langkah lain menuju Treble bersejarah.
Gundogan mencetak gol pertamanya setelah hanya 12 detik. Ini gol final Piala FA tercepat yang pernah ada. Tetapi gol keduanya datang dari tembakan lemah dari tepi area penalti yang gagal dihentikan De Gea.
Itu memicu kritik lebih lanjut terhadap pemain Spanyol itu, yang kontraknya habis musim panas ini, setelah kesalahan baru-baru ini melawan Sevilla dan West Ham United, tetapi setelah itu Ten Hag membela pemain berusia 32 tahun itu.
"Saat ini, saya tidak ingin berbicara tentang masalah kritik seperti itu karena kami memainkan musim yang hebat -- termasuk David De Gea, dia memainkan musim yang fantastis," kata Ten Hag dilansir ESPN.
De Gea diperkirakan akan bertahan di Old Trafford dengan negosiasi tentang kontrak baru pada tahap lanjut tetapi ditanya secara khusus tentang sepakan De Gea, Ten Hag menerima harus ada perbaikan.
"Tapi ada kesempatan dalam permainan, masalah dalam permainan yang harus kami tingkatkan, tentu saja, jika kami ingin membuat langkah selanjutnya dan memenangkan trofi."
Menyusul kekalahan di final Piala FA, Ten Hag menghadapi musim panas yang krusial karena ia ingin melanjutkan pembangunan kembali skuatnya.
Rencana transfer tidak terbantu oleh ketidakpastian atas kepemilikan klub, meskipun keputusan diharapkan lebih cepat tentang apakah miliarder Inggris Sir Jim Ratcliffe atau pengusaha Qatar Sheikh Jassim telah berhasil dalam upaya mereka untuk mengambil alih.
Baca Juga: Bak Langit dan Bumi! Begini Nasib 2 Tim Debutan di Piala Dunia U-20 Tahun Ini
"Saya hanya punya satu rencana, yaitu memperbaiki klub ini dan memperbaiki tim ini," kata Ten Hag.
“Saya punya ide dan saya sudah memberi tahu klub apa yang harus kami lakukan untuk itu, tetapi saya harus bekerja dengan staf saya, dengan para pemain saya untuk menjadi lebih baik musim depan."
"Ini bukan tentang memasukkan pemain dan mereka melakukannya dengan baik. Ini tentang kami bekerja sepanjang musim dan hari demi hari untuk mengembangkan tim, memajukan tim. Saya sangat bangga dari mana kami berasal di awal musim."
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Menyaksikan Kemegahan Tembok Besar China di Tengah Teriknya Beijing
-
Komunikasi Instan Tanpa Bergantung Internet, Ini Alasan Radio Profesional Masih Dibutuhkan
-
Sempat Diburu KPK, Bupati Kuansing dan Sekda Akhirnya Serahkan Diri
-
PGE Lumut Balai Tanam Ribuan Pohon, Perkuat Kelestarian Hutan Penyangga Energi Panas Bumi
-
Putus Cinta Berujung Polisi, Keluarga Korban Serahkan Pemuda Palembang Diduga Sebar Foto Bugil
-
Herman Deru Cek Langsung Usaha Sultan Muda Sumsel, Sebut Hasilnya Mulai Terlihat
-
Paus 13 Meter Terdampar di Permukiman Warga Banyuasin, Sempat Rusak Rumah hingga Diikat
-
Sudah Bayar Parkir, Mobil Pengunjung PS Mall Palembang Tetap Dibobol, Laptop dan iPad Raib
-
Viral Dugaan Kepulan Asap di Pongkor Bogor, Ini Kata Polisi
-
Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?