/
Rabu, 07 Juni 2023 | 17:20 WIB
Pertemuan Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar ; PKB ; Gerindra prabowo muhaimin (Suara.com/Alfian Winanto)

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyinggung soal rencana deklarasi capres-cawapres Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) yang tak kunjung terlaksana. Sebabnya, rencana deklarasi itu kerap diundur tanpa alasan yang pasti. 

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengungkapkan kalau deklarasi itu bukan semata-semata keinginan partainya saja. Akan tetapi dari pihak jajaran kiai maupun ulama juga sudah menantinya.

Ia lantas menyindir kalau waktu sudah berjalan hingga telah melewati dua kali lebaran. Akan tetapi deklarasi capres dan cawapes antara PKB dengan Gerindra belum terlihat hilalnya.

"Itu dari kiai, bukan saya. Kalau Ijtima Ulama, kita ini sudah dua kali Lebaran. Waktu itu Lebaran Idul Fitri para kiai sudah minta, ini sekarang sudah Lebaran Kurban. Jadi nunggu Lebaran apa lagi? Lebaran ibu hamil apa selesainya? Gak ketemu nanti," tutur Jazilul di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (7/6/2023).

Jazilul menyebut kalau para ulama memberikan masukan kepada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Gus Imin agar ada tenggat waktu untuk deklarasi capres dan cawapres yakni Juni ini. Kalau misalkan Juni belum juga terlaksana, maka PKB akan melakukan evaluasi koalisi dengan Gerindra.

"Sarankan ke Pak Muhaimin segera putuskan di bulan Juni. Kalau enggak, ya, dinetralkan lagi saja, begitu. Ya, evaluasi," ungkapnya.

Load More