Beredar informasi bahwa mantan presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menantang Presiden Joko Widodo (Jokowi) perang terbuka. Kabar tersebut menyebutkan bahwa TNI sampai harus turun tangan.
Adalah akun Youtube POLITIK NUSANTARA yang membagikan kabar tersebut pada Selasa (6/6/2023) dengan judul "NEKAT TEROBOS ISTANA..SBY TANTANG JOKOWI PERANG..TNI TAK TINGGAL DIAM AMBIL TINDAKAN TEGAS !!".
Selain itu pada bagian thumbnail bertuliskan narasi:
"NEKAT TEROBOS ISTANA NEGARA SBY TANTANG JOKOWI PERANG TERBUKA TNI LANGSUNG TURUN TANGAN LAKUKAN TINDAKAN TEGAS"
Lantas benarkah SBY menantang Jokowi perang terbuka?
Penjelasan
Setelah ditelusuri, keseluruhan video tersebut memuat informasi yang tidak menjelaskan soal tantangan SBY terhadap Jokowi.
Beberapa media kredibel pun tidak memuat pemberitaan mengenai SBY menantang Jokowi perang terbuka.
Video tersebut hanya memuat narasi yang bombastis dilengkapi dengan potongan-potongan gambar SBY dan Jokowi.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan SBY menantang Jokowi untuk perang hingga TNI harus ambil tindakan merupakan informasi yang salah alias hoax.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Lesti Kejora dan Shah Rukh Khan Duet di Konser Raya Bollywood
-
Denny Indrayana Kirim Surat ke DPR Minta Jokowi Lengser, AHY: Saya Bisa Simpulkan Itu
-
Minta DPR Makzulkan Jokowi, Plt Ketum PPP Skakmat Denny Indrayana: Emang Siapa Lu?
-
Ganjar Ungkap Pesan Penting dari Presiden Jokowi di Rakernas PDIP: Lanjutkan Program Pembangunan Indonesia
-
Bikin Gaduh dan Tuai Kontroversi, 5 'Nyanyian' Denny Indrayana Jelang Pemilu 2024
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel