Pernyataan Legenda Badminton Indonesia Taufik Hidayat soal Lee Chong Wei yang masuk dalam Hall of Fame BWF 2023 membuat pecinta badminton Malaysia berang. Alhasil, akun media sosial milik peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 itu dibanjiri komentar negatif.
Persoalan tersebut pun kemudian menjadi polemik hingga BWF memberikan klarifikasi mengenai permasalahan tersebut. Dalam akun Instagram resminya, BWF menjelaskan jika Lee Chong Wei layak mendapatkan Hall of Fame.
"Atas rekomendasi dari Komisi Penghargaan BWF, Dewan BWF mengesahkan nominasi Lin Dan dan Lee Chong Wei untuk Hall of Fame BWF sesuai kriteria seleksi yang diuraikan dalam peraturan penghargaan BWF," tulis akun BWF pada Minggu (4/6/2023).
Kemudian, BWF juga menilai baik Lin Dan dan Lee Chong Wei memiliki kontribusi luar biasa untuk dunia bulutangkis dalam waktu yang signifikan.
"Keduanya adalah penerima penghargaan yang layak atas kontribusi luar biasa mereka untuk bulutangkis selama periode waktu yang signifikan."
Bahkan, federasi badminton dunia tersebut mengakui pencapaian keduanya.
"BWF mengakui pencapaian dan kontribusi dari banyak legenda olahraga ini dan berharap dapat memasukkan lebih banyak juara ke dalam Hall of Fame BWF di tahun-tahun mendatang," mengakhiri penjelasan tersebut.
Meski begitu ada hal menarik yang tidak banyak diketahui terkait persaingan antara Taufik Hidayat dengan Lee Chong Wei, terutama dalam ajang Asian Games 2006.
Dalam tayangan di YouTube Vindes beberapa waktu silam, Taufik Hidayat buka-bukaan menyebut ada upaya dari pihak negeri jiran yang berusaha menyuapnya agar mau mengalah saat melawan Lee Chong Wei di Semifinal Asian Games 2006.
Taufik Hidayat menceritakan, kala itu ada seseorang dari tim manajer Malaysia yang meminta bertemu dengannya. Ketika bertemu, Taufik mengungkapkan, jika orang tersebut bertanya-tanya mengenai bonus yang didapat dari Pemerintah Indonesia jika menang.
"Akhirnya dia datang tuh. Datang ke gue dan menawarkan itu, tanya nih kalau juara Asian Games, loe dapet bonus berapa dari pemerintah? Ini demi tuhan gue, gue ngomong apa adanya," katanya dalam tayangan tersebut.
Taufik secara gamblang menyebutkan jika orang yang berbicara dengannya itu merupakan mantan pemain bulutangkis.
"Itu dalam kepengurusan itu juga, mantan pemain juga dia di Malaysia, tim manajer di sana. Datang terus kan apa namanya 'Kamu kan udah kalah dua kali di beregu sama Lin Dan. Ini ni, si ini lagi bagus, jadi ada chance lah untuk juara. Kamu kan udah pernah juga juara di Asian Games 2002 kan," kata Taufik menirukan.
Saat itu, Taufik ditanya juga mengenai bonus yang didapat dari Pemerintah Indonesia.
"'Kamu bonus di Indonesia berapa?' Gw nggak nyebutin. 'Nanti saya double triple, saya kasih kamu' gitu," lanjutnya.
Berita Terkait
-
Cerita Taufik Hidayat Dibujuk Buat Terima Suap Supaya 'Ngalah' dari Lee Chong Wei di Asian Games 2006
-
Mengenal Apa Itu BWF Hall of Fame, Taufik Hidayat Protes karena Lee Chong Wei Masuk
-
Profil Taufik Hidayat, Legenda Bulu Tangkis Indonesia yang Dihujat BL Malaysia Karena Kritik Lee Chong Wei
-
Prahara Hall of Fame, Kronologi Taufik Hidayat Digeruduk Netizen Malaysia
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai