Pondok Pesantren Al Zaytun milik Panji Gumilang diduga membolehkan santrinya untuk berzina jika punya uang. Hal ini diungkapkan oleh Mantan anggota Negara Islam Indonesia alias NII bernama Ken Setiawan.
Ken menuturkan jika seorang santri di sana melakukan perzinahan maka dosanya bisa ditebus dengan uang.
“Nggak boleh pacaran, nggak boleh berzina, kalau nggak punya duit. Kalau punya duit, bisa dilakukan,” ujar Ken Setiawan, dilansir dari saluran YouTube Herri Pras, seperti dikutip dari terkini.id - jaringan Suara.com, Kamis (8/6/2023).
Menurutnya di peonpes tersebut dosa yang dilakukan snati berzinah bisa hilang setelah membayar uang.
“Nanti ada majelis hukumnya bertahkim, kena pasal sekian, dengan bayar uang dua juta dosanya hilang,” katanya.
Sempat Viral
Diketahui ini bukan pertama kalinya Ponpes Al Zaytun menjadi sorotan publik. Sebelumnya sekolah Islam yang berlokasi di Indramayu, Jawa Barat tersebut sudah menjadi viral gegara beberapa tindakannya yang dianggap bertentangan dengan syariah Islam.
Tidak hanya itu, pada saat menyampaikan sebuah ceramah, Panji Gumilang selaku Pimpinan Ponpes Al Zaytun pernah mengklaim bahwa Yahudi adalah keturunan Nabi.
“Jika bicara nasab Nabi yang ada di sejarah umat manusia, kita tidak bisa melupakan kitab perjanjian, perjanjian lama maupun baru,” kata Panji Gumilang, dikutip dari saluran YouTube ENN Indonesia beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Korupsi Rugikan Negara Rp30 Miliar, Mantan Dirut Anak Usaha PT Semen Baturaja Ditahan
Dalam acara tersebut, Panji Gumilang bahkan membaca salah satu ayat yang terdapat dalam kitab umat Kristiani, Injil.
“Saudara dari sejarah Kitab Perjanjian Lama Pasal 11 ayat 26. Seorang yang besar bernama Tera keturunan daripada Nuh melahirkan seorang putra termasuk Ibrahim,” tuturnya.
“Lalu kita umat Islam menyebutnya dengan Nabi Ibrahim AS atau Kholilurrahman atau Kholilullah,” tambahnya.
Keanehan berikutnya adalah Panji Gumilang mengumumkan bahwa sebuah gereja akan segera dibangun di Ponpes Al Zaytun.
“Saya bilang kalau di sini ada pesantren Kristen, akan kita didik anak dengan baik dan jika ada santri Kristen, maka akan kita buat gereja di sini (Pondok Pesantren Al Zaytun),” ucap Robin yang menirukan perkataan Panji Gumilang.
Alasan Panji Gumilang nekat membangun gereja di sekolah Islam tersebut adalah demi terciptanya keharmonisan antar agama.
Berita Terkait
-
Nasib Terdakwa Santri Aniaya Santri Hingga Tewas Di Ponpes Gontor, Divonis Penjara 8 Dan 4 Tahun!
-
Sejarah Pondok Pesantren Al-Zaytun, Kerap Tuai Kontroversi karena Ajaran Nyeleneh
-
Dorong Jiwa Wirausaha Santri Lewat Pelatihan Kriya
-
5 Kontroversi Ponpes Al-Zaytun: Azan Nyeleneh, Sebut Dosa Zina Bisa Ditebus Pakai Uang
-
Melongok Ajaran Sensasional Ponpes Al Zaytun: Santri Bisa Tebus Dosa Berzina Pakai Uang
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026