Kabar mengenai proposal perdamaian Ukraina-Rusia yang diajukan oleh Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto, membuat gelombang besar di skena internasional.
Proposal tersebut disampaikan dalam forum IISSS Shangri-La Dialogue ke-20 di Singapura, sebuah pertemuan yang dihadiri oleh delegasi dari lebih dari 50 negara.
Prabowo mendorong upaya damai yang mencakup gencatan senjata, penarikan pasukan, dan melibatkan PBB untuk memfasilitasi referendum di zona demiliterisasi.
Meskipun diajukan dengan niat baik, proposal ini mendapat sorotan karena dinilai berat sebelah dan menguntungkan Rusia, negara yang melakukan invasi pertama.
Tak lama setelah disampaikan, laporan muncul bahwa pihak Ukraina telah menolak proposal tersebut.
Walau demikian, proposal Prabowo mencuri perhatian media internasional. Berikut beberapa media asing yang melaporkan:
1. Reuters
Media berita terbesar di dunia, memberitakan proposal perdamaian ini dalam artikel berjudul "Indonesia proposes demilitarised zone, UN referendum for Ukraine peace plan".
Prabowo menghimbau peserta forum untuk menyerukan penghentian perang. Namun, juru bicara Kementerian Luar Negeri Ukraina, Oleg Nikolenko, menolak usulan tersebut, menyatakan proposal tersebut akan menguntungkan Rusia, yang telah menduduki wilayah Ukraina.
Baca Juga: Platform Game Fun Slot Baru Saja Merayakan Ulang Tahunnya yang ke-3!
2. Tass
Media Rusia, juga mengangkat proposal perdamaian Prabowo dalam artikel berjudul "Jakarta holds meeting with Russian diplomats on peace plan for Ukraine".
Dalam laporan tersebut, dijelaskan bahwa pejabat Indonesia telah bertemu dengan diplomat Rusia untuk membahas inisiatif perdamaian Ukraina.
3. The Australian Financial Review
Surat kabar finansial dan investasi Australia, memberitakan bahwa proposal tersebut mendapat kritik dari negara-negara Barat tetapi dipuji oleh China.
Artikelnya berjudul "Indonesia floats Ukraine peace plan, sparks criticism", memberitakan bahwa proposal ini menunjukkan perbedaan pandangan antara Barat dan Global Selatan terkait invasi Rusia.
Berita Terkait
-
Ngaku Sudah Bikin Heboh, Prabowo Bikin Jokowi Tertawa di Malaysia
-
Prabowo - Gibran di 2024? Gerindra: Kandidat Kuat Cawapres Masih Cak Imin
-
Soal Proposal Damai Ukraina-Rusia, Istana Bela Prabowo: Disampaikan dengan Niat Baik
-
Sempat Dihujani Kritik, Proposal Perdamaian Rusia-Ukraina Prabowo Dianggap Sudah Sejalan dengan Maunya Jokowi
-
SMRC Ungkap Penyebab Elektabilitas Anies yang Terus Merosot: Ideologinya Tak Sama dengan Pemilih
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?