/
Jum'at, 16 Juni 2023 | 15:55 WIB
Ilustrasi WSBK Mandalika 2023. [ANTARA]

Perhelatan World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika terancam dihapus karena menyebabkan kerugian hingga Rp 100 miliar. Adapun kerugan itu disampaikan oleh PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney yang memiliki anak perusahaan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).

Terkait itu, Bupati Lombok dan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak setuju.

Bupati Lombok Tengah, NTB, H Lalu Pathul Bahri, khawatir investasi bisa menurun jika penyelenggara ajang World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika rugi.

"Kerugian yang disampaikan itu tentunya bisa berdampak terhadap minat para investor untuk berinvestasi di Lombok," kata Pathul di Praya, Jumat (16/6/2023).

Pathul menuturkan dalam melakukan bisnis setiap pengusaha selalu mengeluarkan uang atau bakar uang untuk biaya promosi dan pembangunan sarana lainnya, sehingga pada tahun pertama dan kedua tidak mesti harus untung.

"Justru saya bertanya kenapa kerugian itu disampaikan ke publik," katanya.

Selain itu ia menilai penyebab kerugian itu tidak hanya dari luar, namun perlu dilakukan evaluasi terhadap internal penyelenggara.

Ia menyebut bisa saja penyelenggara dalam merencanakan program anggaran terlalu besar atau berlebihan, sehingga target tidak sesuai dengan yang diharapkan.

"Banyak faktor, terlebih ajang ini baru dilaksanakan di tengah pasca pandemi COVID-19," katanya.

Baca Juga: Antusiasme Ratusan Siswa Ikuti Coaching Clinic Bareng Jeonbuk Hyundai Motors dan Persis Solo

Pemerintah daerah kata dia, juga tidak pernah tahu penyebab kerugian dari penyelenggara, karena pihaknya tidak melakukan pengawasan langsung terhadap manajemen penyelenggara.

Diketahui, pada ajang WSBK 2023 itu jumlah pendapatan parkir sekitar 152 juta dengan jumlah kendaraan yang tercatat pada tanggal 3 Maret Mobil sebanyak 31 unit dan motor 63 unit.

"Pada hari ketiga itu Mobil sebanyak 1.241 unit dan motor 3292 unit. Sedangkan penonton mengalami peningkatan 15 persen dari ajang WSBK 2022 yang mencapai 51 ribu," katanya.

Ia menyayangkan jika nantinya ajang tersebut dihilangkan, terlebih pemerintah daerah Lombok Tengah mendukung penuh pembangunan Sirkuit di Mandalika tersebut dengan harapan bisa memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Selain itu, program itu merupakan program strategis nasional yang telah ditetapkan oleh Presiden Jokowi untuk mempercepat pertumbuhan masyarakat.

"Bisa dibayangkan, kuburan warga yang telah meninggal dunia itu kita pindahkan, supaya Sirkuit Mandalika itu bisa jadi," katanya.

Load More