Rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) mengalami kerusakan usai digunakan untuk acara salah satu partai politik di Indonesia.
Kabar yang kurang menggembirakan datang dari SUGBK, stadion kebanggaan masyarakat Indonesia, yang kondisinya memprihatinkan.
Rumput stadion terbesar di Indonesia ini mengalami kerusakan parah setelah digunakan untuk menggelar acara oleh salah satu partai politik.
SUGBK sebelumnya telah mendapat perhatian setelah Timnas Indonesia menghadapi Argentina dalam pertandingan FIFA Matchday pada bulan Juni lalu.
Kabar mengenai kerusakan rumput SUGBK ini menjadi viral di media sosial melalui unggahan video dari akun Instagram @pengamatsepakbola.
"RUSAK," tulis Pengamat Sepak Bola.
"Kondisi lapangan GBK saat ini setelah digunakan oleh acara salah satu partai Sabtu lalu."
Kondisi ini membuat laga Persija vs PSM Makassar tanggal 2 Juli tidak dapat digelar di GBK.
"Kacau," imbuh mereka.
Hingga saat artikel ini ditulis, unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari 15 ribu tanggapan di kolom komentar.
Mayoritas komentar dari para pengguna media sosial mengekspresikan rasa kecewa terhadap kondisi yang sedang dialami oleh SUGBK dan meminta pertanggungjawaban.
Bukan hanya masyarakat biasa, Stefano Lilipaly juga memberikan komentar dengan mengunggah emotikon terkejut.
Beberapa pemain lain seperti Ahmad Nufiandani, Arif Satria, dan Hamka Hamzah juga turut memberikan komentar.
Mantan kapten Persija dan Arema FC ini bahkan tidak dapat berkata-kata ketika melihat kondisi rumput SUGBK melalui unggahan video dari akun @pengamatsepakbola.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp101 Triliun, Ada yang Masih Gagal Bayar
-
Arsenal ke Final Liga Champions, Wenger Bungkam Kritik soal Selebrasi Arteta
-
27 Kode Redeem FF Terbaru 6 Mei 2026: Intip Emote Sepeda Ninja dan Jadwal Lelang Evo Eclipse
-
Stop Buang Sampah di Jalan, Kesadaran itu Perlu!
-
Terpopuler: 13 HP Infinix Murah RAM Besar, Bocoran Fitur iPhone 18 Pro Beredar
-
Inabuyer B2B2G Expo 2026 Dibuka, Target Transaksi UMKM Tembus Rp2,5 Triliun
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Anak Alami Dampak Iklim, Bagaimana Gim Interaktif Ini Jadi Solusi Kesenjangan Edukasi?
-
77 Persen Perusahaan Sulit Cari Talenta, Mengapa Pendidikan Belum Selaras dengan Dunia Kerja?
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!