Penasaran apa saja perbedaan antara Google Bard vs ChatGPT? Berikut Suara.com telah merangkum informasi lengkapnya buat kamu.
Google baru saja memperkenalkan teknologi AI terbaru yang bakal jadi pesaing serius dari ChatGPT. Nama teknologi AI terbaru Google tersebut bernama Google Brad.
Buat kamu yang sudah sering menggunakan ChatGPT, maka kamu tak akan kesulitan menggunakan Google Bard ini. Sebab secara garis besar, penggunaan Google Bard sangat miri dengan ChatGPT.
Ketika membuka situs https://bard.google.com/, maka kamu akan disuguhkan dengan laman kosong tempat kamu menulis pertanyaan. Tapi jika kamu baru kali pertama membuka, maka kamu akan diminta masuk menggunakan akun Google dan menyetujui syarat dan ketentuannya.
Karena baik Google Bard dan ChatGPT ini sama-sama OpenAI, maka banyak yang penasaran dengan perbedaan kedua. Tenang saja, Suara.com telah merangkum perbedaan antara Google Bard vs ChatGPT.
1. Google Bard mendukung bahasa Indonesia, ChatGPT belum sepenuhnya
Perbedaan pertama adalah dukungan bahasa. Per 13 Juli 2023 lalu, Google Bard telah mengumumkan mereka mendukung ratusan bahasa yang berbeda, termasuk bahasa Indonesia.
Hal tersebut berbeda dengan ChatGPT yang mendukung lebih sedikit bahasa. Meski dapat menerima perintah dalam bahasa Indonesia, akan leih optimal dimengerti dalam bahasa Inggris.
2. Google Bard lebih komperehensif, ChatGPT lebih alami
Baca Juga: Kenalan dengan 5 Fitur Google Bard AI, ChatGPT Auto Keok!
Google Bard adalah model bahasa besar, juga dikenal sebagai AI percakapan atau chatbot yang dilatih untuk menjadi informatif dan komprehensif.
Bard dilatih pada data teks besar untuk memberikan ringkasan topik faktual atau membuat cerita. Sementara itu, GPT adalah singkatan dari "Generative Pre-trained Transformer".
Ini merupakan jenis model pembelajaran mesin yang dirancang untuk tugas pemrosesan bahasa alami (NLP).
3. Perbedaan jelas dari perusahaannya
Perusahaan ChatGPT dikembangkan oleh OpenAI Microsoft sedangkan Bard AI dikembangkan oleh Google. Keduanya adalah perusahaan teknologi besar di dunia.
4. Model bahasa
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
Terkini
-
Data Dukcapil: Penduduk Indonesia Terbanyak Berasal dari Shio Tikus
-
Promo Minyak Goreng di Alfamart Diskon Gede-gedean, Cek Daftar Lengkap Merek Favorit
-
Emil Audero Bikin Jay Idzes Seperti Anak Kemarin Sore di Serie A Italia
-
Warga Depok dan Bekasi Wajib Tahu: Dedi Mulyadi Pangkas Aturan Ribet Bayar Pajak Kendaraan
-
Rismon Sianipar Tantang Roy Suryo Bedah Ijazah Jokowi, Temukan Bukti Forensik Stempel dan Emboss
-
Novel Boulevard of Wedding Dreams: Cara Memaknai Cinta setelah Patah Hati
-
Strategi Menyimpan Uang THR untuk Generasi Sandwich, Anti Boncos Pasca Lebaran
-
Kejari Jakbar Setor Rp530 Miliar Hasil Rampasan Kasus Judi Online ke Kas Negara
-
Indonesia Beli Rudal BrahMos, Barat Ketar-ketir! Bisa Tenggelamkan Kapal Induk dalam Hitungan Detik
-
Wamen HAM Soroti Penyiraman Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus, Minta Polisi Usut Tuntas dan Terbuka