Apa itu Supernova, istilah yang sering muncul saat pembahasan ruang angkasa? Supernova adalah nama yang diberikan untuk ledakan dahsyat sebuah bintang masif di akhir hidupnya.
Itu dapat memancarkan lebih banyak energi dalam beberapa detik daripada yang akan dipancarkan matahari kita dalam masa hidupnya selama miliaran tahun.
Langit di atas kita dipenuhi dengan sisa-sisa supernova kuno yang sangat indah, yaitu bintang-bintang yang menjalani hidup mereka dan kemudian mati dalam ledakan dahsyat ini. Di galaksi seperti Bima Sakti kita, yang terdiri dari sekitar 200 miliar bintang, pasti ada supernova setiap 50 tahun sekali.
Namun supernova yang terlihat oleh mata saja sangat jarang. Kamu mungkin tidak dapat menyaksikannya dalam hidup kamu. Apa yang kita lihat saat ini adalah sisa-sisa supernova, awan yang mengembang di ruang angkasa tempat bintang dulu berada.
Ada banyak contoh, baik di dalam maupun di luar galaksi kita. Sisa supernova paling terkenal yang terlihat dari Belahan Bumi Utara disebut Crab Nebula. Itu terletak di arah konstelasi Taurus the Bull.
Orang Cina mencatat menyaksikan supernova pada tahun 1054 M (meskipun itu terjadi 6.523 tahun sebelumnya, karena bintang ini berjarak beberapa tahun cahaya).
Mereka menyebutnya bintang tamu dan menulis bahwa itu terlihat di siang hari selama tiga minggu penuh, akhirnya menghilang seluruhnya dari pandangan sekitar tiga bulan kemudian.
Seberapa Terang Supernova?
Peristiwa spektakuler ini bisa sangat terang sehingga menyinari seluruh galaksi selama beberapa hari atau bahkan berbulan-bulan. Mereka dapat dilihat di seluruh alam semesta.
Baca Juga: Berapa Lama Perjalanan dari Bumi ke Bulan?
Seberapa Umumkah Supernova?
Tidak terlalu. Para astronom percaya bahwa sekitar dua atau tiga supernova terjadi setiap abad di galaksi seperti Bima Sakti kita. Karena alam semesta mengandung begitu banyak galaksi, para astronom mengamati beberapa ratus supernova per tahun di luar galaksi kita.
Debu luar angkasa menghalangi pandangan kita terhadap sebagian besar supernova di Bima Sakti.
Apa yang bisa kita pelajari dari supernova?
Para ilmuwan telah belajar banyak tentang alam semesta dengan mempelajari supernova. Mereka menggunakan supernova tipe kedua (jenis yang melibatkan katai putih) seperti penggaris, untuk mengukur jarak di ruang angkasa.
Mereka juga belajar bahwa bintang adalah pabrik alam semesta. Bintang menghasilkan unsur kimia yang dibutuhkan untuk membuat segala sesuatu di alam semesta kita. Pada intinya, bintang mengubah unsur sederhana seperti hidrogen menjadi unsur yang lebih berat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati