Presiden Jokowi diketahui baru saja mendesain baju garis-garis berwarna hitam putih untuk bakal capres dari PDIP, Ganjar Pranowo. Namun, 'jersey capres' yang didesain orang nomor satu di Indonesia itu justru dinilai sangat jelek.
Rudi Valinka menjadi salah satu sosok pengkritik baju hitam-putih Ganjar tersebut. Ia memberikan pendangan negatifnya terkait baju Gubernur Jawa Tengah itu melalui akun Twitter resminya, @kurawa.
Menurutnya, desain baju hitam-putih Ganjar yang kini dipandang sebagai 'jersey capres' itu terlihat sangat jelek. Pasalnya, ia menilai corak dan warna baju hitam-putih itu mirip dengan selimut rumah sakit.
Rudi pun turut membagikan tangkapan layar contoh selimut hitam putih mirip baju Ganjar yang dijual di online shop. Terlihat, sebuah selimut dengan corak garis-garis berwarna hitam-putih dijual seharga Rp 28.500.
Tak sampai di situ, Rudi juga menilai baju hitam-putih itu jika dipakai banyak orang akan membuat mereka terlihat seperti penghuni tahanan Alcatraz.
"Walau 'katanya' jersey caapres ini didesain presiden (Jokowi), tapi jujur aja menurut gue sangat jelek," kritik Rudi Valinka pada Rabu (19/7/2023).
"Kalau dipakai 1 orang lebih mirip selimut rumah sakit dan kalau dipakai banyak orang mirip penghuni Alcatraz lagi apel pagi," lanjutnya.
Sebagai informasi, Alcatraz merupakan nama sebuah pulau yang terletak di Teluk San Franciso, California, Amerika Serikat. Pulau Alcatraz dijadikan penjara dengan salah satu keamanan paling ketat di dunia.
Rudi Valinka pun menyarankan agar pihak Ganjar Pranowo mendesain ulang baju untuk bertarung di Pilpres 2024, atau dengan kata lain, jangan menggunakan baju garis-garis hitam-putih yang didesain Jokowi.
"Redesign lah, kalau soal kaos atau jersey seminggu bisa," pungkas Rudi Valinka.
Kritikan yang dilontarkan oleh Rudi Valinka itu langsung menuai atensi luas warganet. Hingga berita ini dipublikasikan, cuitan tersebut telah dibaca 130 ribu kali dan mendapatkan ratusan tanda suka.
Kolom komentar juga dibanjiri dengan beragam pendapat dari warganet. Bahkan ada yang membandingkan baju garis-garis hitam-putih Ganjar dengan baju kotak-kotak merah milik Jokowi dulu saat kampanye.
"Sama kaya baju kotak-kotak Jokowi dulu dikatain serbet," celetuk warganet dengan emoji ngakak.
"Lho kalau disamain kayak selimut, secara simbolis malah bagus dong? Huehuehe," komentar warganet.
"Padahal dulu pernah keluarin baju kotak kotak loh bang. Efek like or dislike sih kalau gini," tulis warganet.
"Mungkin garis-garisnya dibikin tipis-tipis biar nggak kayak selimut, atau satu sisi/bagian (misal depan kiri) dibikin hitam polos dan di sisi lainnya garis-garis tipis," saran warganet.
"Pak Jokowi fans Juventus bang, eh bukan Newcastle deng," ledek warganet.
"Nonton Life is Beautiful nya Roberto Benigni," tambah yang lain.
Berita Terkait
-
Maknai Hari Kasih Sayang saat Pencobolosan Nanti, Ini Pesan Puan Maharani ke Jurkam Muda Ganjar Pranowo
-
Dampingi Ganjar Olahraga di Bogor Akhir Pekan Nanti, Gibran Ogah Disebut Sebagai Juru Kampanye
-
5 Poin Pidato Politik Ganjar Pranowo: Ungkap Tak Masalah Jika Relawan Pindah Gerbong
-
Resmikan Tol Bengkulu, Jokowi Harap Harga Komoditas Makin Terjangkau
-
Jokowi Resmikan Tol Bengkulu-Taba Penanjung Senilai Rp4,8 Triliun
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam