Liga 2 Indonesia kemungkinan akan dimulai awal September 2023. Hal itu dipastikan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru Ferry Paulus.
Jadwal bergulirnya Liga 2 2023/2024 akan dimulai paling lambat pada 8 September dengan menggunakan regulasi dua pemain asing untuk setiap klub.
Hal ini dikatakan Ferry pada club owner’s meeting Liga 2 2023/2024 jilid 2 yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis.
“Kita tetapkan kick-off September awal. Paling lambat tanggal 8,” kata Ferry.
“Pemain asing jadi keharusan. Klub semua yang selama ini ragu pemain asing ada atau tidak, hari ini salah satu kesepakatan klub-klub mau ada asing,” tambahnya.
Pada pertemuan pemilik klub kedua Liga 2 setelah pertama pada 27 Juni yang lalu itu, Ferry mengatakan penggunaan pemain asing ini untuk meningkatkan valuasi dari kompetisi sepak bola kasta kedua di Indonesia tersebut.
“Karena memang ke depan kita punya liga mau naik kelas. Kalau gak ada asing, valuasi liga akan lebih kecil sehingga pemain asing jadi keharusan,” tambahnya.
Langkah regulasi penggunaan pemain asing ini, menurut Ferry, ada setidaknya dua klub dari total 28 klub Liga 2 yang tidak setuju.
Mantan manajer Persija Jakarta itu lalu menegaskan bahwa peraturan penggunaan pemain asing untuk Liga 2 tetap berjalan karena tidak memberatkan dari segi finansial setiap klub.
Baca Juga: Fundamental dan Teknikal Berpotensi Menguat, Analis Rekomendasikan Beli Saham GTSI
“Tinggal stratanya saja satu tingkat di bawah Liga 1, sehingga memudahkan teman-teman Liga 2 untuk cari, kelasnya pun bisa dapat dengan secara finansialnya,” ucap Ferry.
Pria 59 tahun itu sadar bahwa peraturan tentang pemain asing untuk Liga 2 ada pro dan kontra dimana efeknya adalah pemain-pemain lokal peluang bermainnya lebih sedikit.
Dengan mengambil sudut pandang lain, kata Ferry, bahwa adanya pemain-pemain asing dapat meningkatkan kualitas pemain-pemain lokal yang ada di Liga 2 untuk menjadi lebih baik.
Ia pun mengambil contoh liga terbaik di dunia saat ini yaitu Liga Inggris yang pemain lokalnya jauh lebih sedikit daripada pemain-pemain asing yang ada.
“Tapi manfaat pemain asing untuk meningkatkan kinerja dari pemain-pemain lokal. Katakanlah kinerjanya, pemain lokal yang ada bisa dapat transformasi yang baik dari pemain asing,” jelas Ferry.
“Di Inggris, pemain lokal cuma satu sampai dua aja. Tapi karena liganya bagus, kompetisinya bagus, pemain asing mayoritas dari luar, negaranya maju,” imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
Terkini
-
Pola Asuh Denny Sumargo ke Anak: Tak Mau Manja, Biel Dibiasakan Mandiri Sejak Dini
-
Jelang Vonis, Tim Advokasi Minta Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Dihentikan
-
Bahlil: Harga LNG Naik Bukan Hanya di Indonesia
-
Ragnar Oratmangoen Sedang Negosiasi dengan Klub Eredivisie Belanda
-
Pemprov Jateng Raih WTP 15 Kali Beruntun, Bukti Nyata Akuntabilitas Anggaran
-
Transjabodetabek Tak Mungkin Bertahan di Tarif Rp 3.500
-
Pertumbuhan Properti Tangerang Jadi Magnet Ekspansi Industri Penunjang Hunian
-
Gabung Persija Jakarta, Shin Tae-yong Dapat Beragam Fasilitas Mewah Ini?
-
5 Setting Spray Terbaik agar Makeup Tahan Keringat dan Minyak 24 Jam
-
APBN 2026 Defisit Rp180 Triliun, Menkeu Purbaya Buka Suara