Jakarta International Stadium (JIS) menjadi salah satu stadion yang dipertimbangkan sebagai venue Piala Dunia U-17 2023. Namun, JIS dianggap memiliki beberapa kekurangan yang harus segera dibenahi.
Pengamat sepak bola Ronny Pangemanan menilai JIS berpotensi dipilih sebagai venue pembukaan Piala Dunia U-17. Akan tetapi, seluruh kekurangan yang dievaluasi FIFA segera dipenuhi dan dibenahi.
“Prioritas yang akan dilihat FIFA adalah JIS. Bukan tidak mungkin JIS kalau bagus semua untuk opening. Kan kita tahu semua untuk partai final dan semifinal sudah diputuskan di Stadion Manahan Solo. Tinggal pembukaan ini dimana,” ujar Bung Ropan sapaan akrabnya dalam akun youtubenya @Bung Ropan dikutip pada Kamis (27/7/2023).
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan bahwa pihaknya segera melakukan pembenahan JIS berdasarkan surat FIFA. Surat itu telah dikirimkan FIFA kepada PSSI pada 20 Juli 2023 lalu.
Sebelum FIFA melakukan pengecekan pada 28 Juli sampai 2 Agustus, ada beberapa catatan yang harus segera ditindaklanjuti.
Menurut Erick Thohir, FIFA akan memeriksa beberapa hal, temasuk kesiapan tempat, kualitas lapangan, kesiapan tim penunang, dan lain-lain.
Terkait dengan rumput yang sempat menjadi polemik, menurutnya hal itu menjadi pokok perhatian FIFA dalam Piala Dunia U-17 ini.
Dalam suratnya, FIFA menyebutkan bahwa rumput harus diperbaiki untuk menghindari risiko yang besar.
Jakpro Lakukan Pergantian Rumput
Baca Juga: Polemik Rumput JIS Berakhir, Jakpro Gercep Lakukan Pergantian Sesuai Standar FIFA
Direktur Utama (Dirut) PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Iwan Takwin mengatakan rumput Jakarta International Stadium (JIS) saat ini sedang proses penggantian sesuai dengan rekomendasi Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA).
"Lagi berproses (diganti). Pengelolaan masih dari kami," kata Iwan usai rapat dengan Komisi B di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (26/7/2023).
Sebagaimana diketahui, JIS masuk ke dalam opsi sebagai lokasi (venue) pertandingan Piala Dunia U-17 pada 10 November-2 Desember 2023.
Selain itu, Iwan menyebut saat ini pihaknya masih mengkaji dan menganalisis terkait kualitas rumput JIS.
"Ini masih dianalisis. Namanya perencanaan, masih dianalisis. Kami siap (untuk pertandingan Piala Dunia U-17 nanti). Karena kita sebagai pemilik venue apa pun kita lakukan maksimal agar bisa digunakan untuk perhelatan internasional ini," ucap Iwan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan target penyelesaian renovasi JIS dan penambahan akses ke lokasi sebelum perhelatan Piala Dunia U-17.
"Iya ada lah targetnya. Pasti sebelum penyelenggaraan Piala Dunia," kata Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.
Selain itu, Heru menyebutkan saat ini jajaran Dinas Bina Marga tengah berkoordinasi dengan PT Jasa Marga Properti (JMP).
"Kalau renovasinya bicara terkait dengan yang dari pemda, Dinas Bina Marga sudah jalan, sudah hampir selesai lah. Tinggal dengan JMP untuk menyambung masuk tolnya," ujar Heru.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: PSSI Palsukan Dokumen JIS, FIFA Sanksi Tegas Erick Thohir, Benarkah?
-
Polemik Rumput JIS Berakhir, Jakpro Gercep Lakukan Pergantian Sesuai Standar FIFA
-
Tak Punya Mental Kuat, 9 Pemain Termasuk Arkhan Kaka Dipulangkan dari Seleksi Timnas Indonesia U-17
-
Punya Pengalaman Lawan Arsenal dan Inter Milan, Nabil Asyura Tak Takut Hadapi Pemain Eropa di Piala Dunia U-17 2023
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring