Nama Rocky Gerung kini tengah menjadi sorotan luas gegara penggunaan diksi 'bajingan tolol' yang dinilai menghina Presiden Jokowi. Mengenai itu, menarik menilik kembali momen perdebatan pengamat politik itu dengan budayawan Sujiwo Tejo.
Dalam sebuah acara televisi, Sujiwo Tejo dan Rocky Gerung sempat terlibat dalam perdebatan mengenai persoalan si kaya dan si miskin dalam konteks pola pikir kritis.
Awalnya, Sujiwo Tejo menceritakan pengalamannya mengunjungi rumah Bung Hatta di Bukittinggi, Sumatera Barat. Menurutnya, rumah Wakil Presiden RI pertama itu menunjukkan sosok Bung Hatta sebagai orang sangat kaya.
Tak cuma Bung Hatta, Sujiwo Tejo juga membahas rumah orang tua Presiden RI pertama, Soekarno, di Blitar, Jawa Timur. Ia juga memandang rumah Sang Proklamator yang kini sudah menjadi museum itu juga mencerminkan kekayaan.
"Saya pernah ke Bukittinggi ke rumahnya Pak Hatta. Ternyata Pak Hatta itu kaya banget. Pak Hatta punya dokar kalau sekarang (setara mobil) Mercy," kata Sujiwo Tedjo seperti yang dikutip dari akun YouTube Kutipanrockygerung, Jumat (4/8/2023).
"(Saya juga pernah) ke Blitar ke rumah orang tuanya Soekarno yang (sekarang) jadi museum. (Rumahnya) gede kaya," sambungnya.
Sujiwo Tejo lantas menjelaskan poinnya. Ia menilai bahwa orang memiliki pola pikir kritis haruslah kaya. Tak hanya itu, ia juga mempertanyakan apakah bisa orang miskin menjadi orang yang kritis berpikir layaknya akademisi Rocky Gerung.
"Artinya ternyata orang kalau mau (berpikir) kritis harus kaya. Ini tragedi lo, bisa enggak orang miskin jadi kayak Rocky?" tanya Sujiwo Tejo.
Mendengar pertanyaan itu, Rocky Gerung berpendapat bahwa kemiskinan tidak menghalangi seseorang untuk berpikir kritis. Menurutnya, orang menghargai Bung Hatta bukan karena harta kekayaannya, melainkan pemikirannya.
Baca Juga: Diperiksa Dewas KPK, Firli Bahuri Dicecar Soal Komunikasi Antara Johanis Tanak dengan Idris Sihite
Kendati demikian, Sujiwo Tejo kembali mendebat Rocky Gerung dan melakukan skakmat. Ia mempertanyakan kembali bagaimana seseorang yang memiliki keterbatasan ekonomi, bisa berpikir dengan jernih dan kritis.
"Enggak, tadi kan bung Rocky bilang akal sehat akal sehat. Gimana mau berakal sehat kalau ekonomi pas-pasan?" tanya Sujiwo Tejo.
Rocky Gerung pun merespons pertanyaan tersebut dengan menyalahkan Presiden Jokowi. Ia menilai pertanyaan yang dilontarkan Sujiwo Tejo itu lebih pantas diarahkan ke orang nomor satu di Indonesia, bukan dirinya.
Bukan tanpa alasan. Rocky Gerung menjelaskan masalah kemiskinan yang dipengaruhi oleh stunting. Ia juga mengkritisi kebijakan presiden karena lebih menggalakkan infrastruktur alih-alih memerhatikan masalah stunting.
"Ya itu (pertanyaan akal sehat) urusan Jokowi. Kenapa stunting banyak? Kenapa misalnya hak emak-emak untuk melahirkan bayi yang sehat supaya potensi otaknya berkembang dihalangi infrastruktur yang mengambil hak bayi itu?" paparnya.
"Dari hak (masyarakat) terhadap susu pindah terhadap menjadi aspal jalan tol (infrastuktur). Kan itu intinya," pungkas Rocky Gerung.
Berita Terkait
-
Detik-detik Politikus PDIP 'Seruduk' Acara Rocky Gerung Bareng Mahasiswa: Tidak Beradab!
-
Berani 'Hina' Jokowi, Ternyata Ini Sumber dan Harta Kekayaan Rocky Gerung
-
Didebat Sujiwo Tejo Soal Akal Sehat, Rocky Gerung Salahkan Jokowi: Susu Jadi Aspal Tol
-
Fatayat NU Balikpapan Laporkan Rocky Gerung ke Polisi, Gus Yahya: Hak Masyarakat
-
Mau Dukung Ganjar atau Prabowo, Puan Harap Jokowi Tetap Berhubungan Baik dengan PDIP
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Harapan Baru Pasca Musibah, Universitas Budi Luhur Beri Beasiswa Nusantara untuk Siswa Aceh Tamiang
-
Perangi Hoaks di Medsos, Puluhan Siswa SMKN 1 Cilegon Digembleng Ilmu Jurnalistik
-
Siapa Ahmad Nasuhi? Terpidana Korupsi Masjid Sriwijaya yang Kini Jadi Sorotan Usai Kecelakaan Maut
-
QRIS BSB Mobile Tidak Bisa Digunakan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
-
Klasemen Akhir Grup A Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Ngeri! Kamp Timnas Swiss dan Norwegia di Piala Dunia 2026 Berada di Sarang Ular
-
Ahmad Nasuhi Tabrak 5 Orang hingga 2 Tewas, Mengapa Eks Terpidana Korupsi Ini Sudah Bebas?
-
Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
-
Terdampak Rupiah Melemah, Baskara Putra Ngeri Harga Kebutuhan Makin Mahal
-
Bisakah Kanada Lolos Fase Gugur untuk Pertama Kali? Intip Kekuatan The Reds di Piala Dunia 2026