/
Sabtu, 05 Agustus 2023 | 15:53 WIB
Breaking News! Tampang Pelaku Pembunuh Mahasiswa UI, Iri dengan Korban dan Terlilit Pinjol (Istimewa)

Mahasiswa FIB UI berinisial AAB (23) yang tega menghabisi nyawa adik tingkatnya, MNZ (19) mengaku bahwa dirinya terinspirasi dari cerita sebuah film.

Pelaku pembunuhan tersebut mengaku belajar membunuh dari Film Narcos.

"Saya belajar dari film Narcos," kata pelaku.

Ia mengaku bahwa korban sempat melakukan perlawanan. Menurutnya, ia sendiri memberikan kesempatan supaya juniornya itu melawan dan membunuhnya.

"Korban sempat melawan, dan saya memberikan kesempatan kepada korban untuk melawan saya. biar hari itu selesai semua di hari yang sama. Saya memberikan kesempatan kepada korban untuk membunuh saya juga biar saya tidak ada disini lagi," kata pelaku.

Mahasiswa UI itu ternyata juga telah menyiapkan pisau untuk membunuh korban saat korban pulang dari kampung halamannya menuju kos.

"Pisau sudah saya sediakan saat dia pulang dari kampungnya ke kostan. Saya memiliki hutang 15 juta kepada teman-teman dan pinjol, totalnya mencapai 80 juta," kata Altafasalya.

"Saya sudah putus harapan tidak menemukan jalan yang terang untuk menyelesaikan masalah saya sendiri dengan berbagaai cara-cara sampai cara terakhir ini merugikan banyak orang," tambahnya.

Pelaku Iri dengan Kesuksesan Korban

Baca Juga: Curhat Pilu Lihat Suami Terjerat Judi Online, Rumah sampai BPKB Mobil-Motor Digadai demi Kejar Jackpot

Polisi menangkap AAB (23), pelaku pembunuhan Mahasiswa UI berinisial MNZ (19). Korban dan pelaku saling kenal.

AAB diketahui merupakan senior dari MNZ--mahasiswa Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI).

Mayat MNZ ditemukan dalam kondisi terbungkus plastik di salah satu rumah kos kawasan Kukusan, Beji, Kota Depok.

Wakil Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKP Nirwan Pohan mengatakan, jasad korban ditemukan pada Jumat (4/8/2023) sekitar pukul 10.00 WIB.

Nirwan menerangkan, diduga AAB membunuh juniornya itu pada pada Rabu (2/8) sekitar magrib. Pelaku saat ini masih diperiksa penyidik.

"Korban adik kelas pelaku dan memang berteman saling mengenal. (Pelaku) lagi pemeriksaan intensif, di TKP juga ada barang-barang yang diambil pelaku," ujar Nirwan, Jumat (4/8).

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita senjata tajam (sajam) berupa pisau lipat yang diduga digunakan pelaku untuk menusuk korban.

"Alat yang digunakan untuk menghabisi pelaku sudah kita amankan, pisau lipat lumayan baguslah pisaunya," ucapnya.

Kepada polisi, AAB mengaku motifnya tega menghabisi nyawa MNZ karena terlilit tagihan kos dan utang pinjaman online (pinjol).

Di samping itu, AAB juga disebutkan iri dengan korban. Lantaran lebih kaya ketimbang dirinya.

"Pelaku iri dengan kesuksesan korban dan terlilit bayar kosan serta pinjol," Nirwan menerangkan.

Usai membunuh juniornya, pelaku mengambil barang-barang milik korban. Seperti laptop Macbook hingga dompet.

Namun, polisi belum menjelaskan apakah barang korban sudah dijual pelaku atau belum.

Load More