Legenda Timnas Jepang sekaligus pelatih Kepala Kashima Antlers U-18, Mitsuo Ogasawara, angkat topi untuk Timnas Indonesia U-17 yang menurutnya mampu membuat timnya kesulitan dalam laga uji coba yang digelar akhir pekan kemarin.
Dalam pertandingan yang berlangsung pada Sabtu (5/8/2023) malam waktu Indonesia Barat kontra Kashima Antlers U-18, Timnas U-17 Indonesia menggunakan nama "Garuda United U-17".
Timnas U-17 Indonesia berhasil unggul dengan skor 2-1, namun sayangnya keunggulan tersebut tidak berlangsung lama.
Intensitas tekanan dari tim asuhan Bima Sakti mengendur, sehingga lawan berhasil melakukan comeback dan akhirnya menang 3-2.
Meskipun Kashima Antlers U-18 baru tiba di dini hari sebelum pertandingan, mereka berhasil meraih kemenangan atas Timnas U-17 Indonesia.
"Kami datang dalam waktu terbatas, tiba dini hari pukul 3 pagi, dan kami tidak punya waktu untuk berlatih," kata Mitsuo Ogasawara.
"Kami hanya berjalan-jalan santai di dalam hotel dalam waktu yang singkat, dan kami sangat menghargai perjuangan para pemain."
Mitsuo Ogasawara mengakui bahwa sulit bagi timnya untuk mengimbangi permainan Timnas U-17 Indonesia pada awalnya. Namun, mereka berhasil membaik seiring berjalannya waktu.
"Pertama kali, permainan dari Garuda United sangat sulit bagi Kashima Antlers. Kami merasa kesulitan menghadapi permainan mereka," ungkapnya.
"Namun, seiring berjalannya pertandingan, kami menemukan ritme terbaik kami dan berhasil comeback dengan sisa waktu yang ada."
Bahkan, pujian pun dilontarkan oleh pelatih Kashima Antlers U-18, yang menganggap bahwa tim yang dilatih oleh Bima Sakti layak untuk tampil dan bersaing dalam ajang Piala Dunia U-17.
"Kedepannya, Garuda United dapat memberikan dampak di panggung internasional, khususnya dalam Piala Dunia U-17," kata Mitsuo Ogasawara.
"Pertandingan ini sangat sulit, tetapi kami sangat bersyukur karena pengalaman para pemain kami membuat kami berhasil meraih kemenangan."
Mitsuo Ogasawara juga menyebutkan ada dua pemain dari Timnas U-17 Indonesia yang tampil impresif pada malam tersebut. Meskipun demikian, dia lupa menyebutkan nama keduanya.
"Saya melihat ada dua pemain yang tampil di atas rata-rata, meskipun saya lupa nomor punggung mereka," ujarnya.
"Secara keseluruhan, permainan Garuda United sangat mengesankan hari ini. Mereka akan memiliki banyak hal untuk ditunjukkan di Piala Dunia U-17 ke depannya," kata Mitsuo.
Kashima Antlers U-18 segera bersiap untuk masuk ke babak utama turnamen Indonesia Youth Championship 2023, sementara Timnas U-17 Indonesia akan menuju Solo.
Selama kesempatan tersebut, Timnas U-17 Indonesia akan menggelar TC dan melakukan uji coba melawan klub lokal.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena