Sosok Suhadi sedang ramai jadi sorotan, sosok Hakim Agung yang membatalkan Hukuman Pidana Mati Ferdy Sambo. Simak profil Suhadi berikut ini.
Kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J telah sampai kasasi di tingkat Mahkamah Agung (MA).
Para terdakwa pembunuhan berencana ini mendapatkan keringanan hukuman usai kasasi di tingkat MA.
Keempat terdakwa itu antara lain mantan Kadiv Propram Polri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Kuat Ma’ruf dan eks anggota Polri Ricky Rizal Wibowo.
MA menugaskan lima Hakim Agung untuk mengadili kasasi para terdakwa tersebut. Suhadi menjadi ketua majelis Hakim Agung dengan anggota Desnayeti, Suhartono, Jupriyadi, dan Yohanes Priyana.
Lantas siapa sosok ketua Majelis Hakim Agung yang mengabulkan kasasi Ferdy Sambo tersebut? Simak profil Suhadi berikut ini.
Profil Suhadi
Dr. H. Suhadi, S.H., M.H. diketahui kelahiran Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 19 September 1953 silam.
Diketahui Suhadi memiliki istri bernama Hj Dahminar, pasangan ini sudah dikaruniai tiga orang anak.
Baca Juga: Jokowi Minta Masyarakat Hormati Putusan MA Anulir Hukuman Mati Ferdy Sambo
Hakim Agung MA ini menyelesaikan pendidikan di Fakultas Hukum UII pada 1978 silam.
Suhadi mengawali karir di dunia peradilan sejak 1 November 1979 sebagai CPNS di PN Mataram. Lalu pada 1983 diangkat sebagai hakim di PN Dompu (NTB).
Kemudian pada 1990, Suhadi dimutasikan ke PN Klungkung. Ia lama menjalani tugasnya, bahkan sampai 12 tahun di Klungkung.
Selanjutnya Suhadi dipromosikan sebagai Wakil Ketua PN Manna Bengkulu Selatan, lalu lanjut ketua PN Takengon Aceh.
Lalu pada 2000, Suhadi mendapatkan promosi sebagai Ketua PN Sumedang. Lanjut ke PN Karawang dari 2003 hingga 2005.
Pada 2005 pria yang pernah menjabat Panmud Pidana Khusus MA Periode 2007-2010 ini dipromosikan sebagai Ketua PN Tangerang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'