Tiga pemain jebolan Liga Malaysia kompak menyebut Liga 1 Indonesia kini lebih baik dari segi kualitas dibanding Liga Malaysia. Pernyataan dari tiga pemain—yang semuanya merupakan pemain asing ini—sangat kontradiktif dengan fakta dan statistik sesungguhnya.
Disitat dari Bolatimes, Liga 1 mengalami penurunan reputasi yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Untuk kawasan Asia tenggara, saat ini Liga Indonesia hanya mampu menempati posisi keenam.
Namun demikian, peringkat liga yang tidak cukup baik itu tidak membuat tiga pemain jebolan Liga Malaysia ini merasa Liga Indonesia tidak punya kualitas baik.
Lantas, siapa saja pemain jebolan Liga Malaysia yang menyebut Liga Indonesia lebih baik?
1. Junior Estdal
Bek Timnas Malaysia yang pernah bermain bersama Johor Darul Takzim tersebut mengakui bahwa BRI Liga 1 punya kualitas yang terbaik saat ini.
Pemain yang didatangkan oleh Dewa united ini menegaskan bahwa Liga Indonesia saat ini yang terbaik. Sebab, persaingannya sangat ketat.
"Ada banyak kualitas yang saya lihat dari barisan pelatih dan juga pemain Dewa United. Saya suka suasana di sini," ucap Junior Eldstal dikutip dari Makanbola, Rabu (9/8/2023).
"Indonesia kini memang terbaik, liga yang terbaik. Ada banyak tim yang bisa menang dan ada juga yang kalah," imbuhnya.
Baca Juga: SEJARAH! 2 Pemain Keturunan Indonesia Berpotensi Main Di Derby Della Madonnina, Siapa Mereka?
2. Christian Rontini
Pemain yang pernah membela Penang hingga Kelantan di Liga Malaysia ini menyebut bahwa kualitas Liga Indonesia lebih baik dari Malaysia.
Pemain yang didatangkan oleh Persita Tangerang tersebut menilai tim sepakbolanya lebih terorganisasi. Sementara untuk Malaysia, dia melihat ada jarak yang besar antara 10 tim terbawah dengan lima besar.
"Pada dasarnya, level tim sudah berbeda, karena di Indonesia tim lebih terorganisasi. Di Malaysia, saya melihat jarak yang besar antara sepuluh tim terbawah dengan lima besar," ungkap Rontini dikutip melalui akun Instagram @seputargaruda, Kamis (20/7).
"Tapi di Indonesia, semua tim memiliki level yang sama. Jadi, ini lebih mendebarkan, semua memiliki kesempatan untuk juara liga. Inilah kenapa liga Indonesia sangat indah," imbuhnya.
3. Levy Madinda
Pemain anyar Persib Bandung asal Gabon ini juga pernah merasakan bermain di Liga Malaysia yaitu bersama Sabah, Johor Darul Takzim, hingga Negeri Sembilan.
Kini pernah merasakan atmosfer sepak bola di dua negara tersebut, Levy Madinda menilai atmosfer sepak bola Tanah Air lebih memikat.
"Itu berbeda (sepak bola Indonesia dan Malaysia), memang keduanya sama-sama di level top, tapi intensitasnya berbeda. Saya suka dengan atmosfer pertandingannya dan ini liga yang bagus. Saya suka liga ini," ujar Levy Madinda, Kamis 10 Agustus 2023.
Berita Terkait
-
3 Tim Besar yang Terseok-seok di Awal BRI Liga 1 2023-2024, Apa Penyebabnya?
-
Saking Jeleknya, Thomas Doll Ogah Bahas Penampilan Persija saat Dikalahkan Madura United
-
BRI Liga 1: Rans Nusantara FC Tak Gentar dengan Taktik Baru Arema FC
-
Madura United Rebut Puncak Klasemen BRI Liga 1 Usai Taklukkan Persija Jakarta
-
Ditahan Imbang Barito Putera di GBLA, Bojan Hodak Sebut Persib Bandung Kurang Beruntung
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1
-
Dugaan Mafia Solar di Sumsel Belum Reda, 21 Ton BBM Ilegal Kini Terbongkar di Sungai Musi
-
UI Luncurkan Aplikasi MAKA, Media Belajar Berbasis Gamifikasi untuk Anak Usia 3-8 Tahun
-
PGE Bor Sumur Baru PLTP Lumut Balai di Muara Enim, Kejar Tambahan Listrik 55 MW
-
KPK Panggil Ibu Rumah Tangga Jadi Saksi Kasus Suap Audit BPK Muara Enim
-
Seret Kemenhut, KPK Dalami Dugaan Alih Fungsi Hutan Lindung Bupati Kuansing
-
Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan