/
Rabu, 30 Agustus 2023 | 08:31 WIB
Komang Teguh (Kanan) dan Kelly Sroyer (Kiri) Saat Mengikuti Pemusatan Latihan Bersama Timnas U-23 (pssi.org)

PSSI bakal mengirim surat ke AFC untuk meminta kejelasan status sanksi dua pemain Timnas Indonesia U-23, Komang Teguh dan Taufany Muslihudin. Ini dikarenakan kedua pemain tersebut dipanggil Shin Tae-yong untuk memperkuat Timas di Kualifikasi Piala Asia.

Diketahui, Komang Teguh dan Taufany Muslihudin sebelumnya kena sanksi oleh AFC buntut keributan di final SEA Games 2023. Mereka dijatuhi hukuman enam pertandingan di ajang internasional.

Sebelumnya AFC juga melarang Komang Teguh dan Taufany berlaga di Piala PSSIAFF U-23 2023. Jika dihitung, Timnas Indonesia U-23 sudah melakoni empat laga di mana masih dua laga tersisa lagi.

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menegaskan pemain yang dipanmggil Shin Tae-yong sudah dimasukan ke Badan Tim Nasional.

"Usulan dari pelatih ini akan diajukan, ditanya ke AFC karena ada dua pemain yang kemarin dihukum oleh AFC tidak boleh main karena SEA Games itu," kata Arya Sinulingga dalam keterangannya kepada awak media, Selasa (29/8/2023).

"Jadi walaupun kita berpikir bahwa itu hanya AFF itu dianggap sebagai friendly-match, bukan sebagai bagian dari jadwal atau agenda FIFA sehingga kita untuk lebih jelas kami membuat surat ke AFC memastikan bahwa mereka apakah boleh bermain atau tidak," sambungnya.

Surat yang bakal dikirim tersebut diharapkan bisa segera mendapat jawaban dari AFC. Pasalnya, Timnas Indonesia U-23 akan berlaga di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 yang dimulai pada 9-12 September 2023.

Lebih lanjut, nantinya Pelatih Shin Tae-yong bisa mencari penggantinya jika kedua nama diatas tidak boleh bermain membela timnas. Sebab, di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024, skuad Garuda Muda memasang target tinggi.

"Mudah-mudahan dalam beberapa hari ini sudah ada informasi dan pemberitahuan dari AFC apakah kedua pemain yang dipanggil Shin Tae-yong bisa dimainkan dalam pertandingan timnas yang memang masuk ke dalam jadwal agenda FIFA," pungkasnya.

Baca Juga: Mantan Kasir Indomaret Kini Punya Pabrik, Awalnya Modal Rp100 Ribu Buat Usaha

Load More