Masalah royalti lagu kembali menjadi perbincangan hangat di industri musik Tanah Air. Setelah kontroversi yang melibatkan Dewa 19, kini Ari Lasso, mantan vokalis Dewa 19, mendapatkan larangan khusus dari Piyu Padi.
Piyu, gitaris dari band legendaris Padi, secara terbuka melarang Ari untuk menyanyikan 'Penjaga Hati'. Lagu yang rilis tahun 2001 ini sebelumnya telah mendorong karier Ari Lasso sebagai penyanyi solo pria top di Indonesia.
Namun, apa sebenarnya alasan dibalik keputusan Piyu ini? Ternyata, hal ini berkaitan dengan isu royalti.
Menurut Piyu, royalti yang diterimanya tidak sebanding dengan kerja kerasnya.
Dalam sebuah wawancara yang tayang di YouTube, Piyu menyinggung jumlah royalti yang diterima dari lagu tersebut hanya sebesar Rp130.000.
Ia juga menyampaikan kekhawatirannya terkait ketidaksetaraan pelaporan royalti.
Meskipun alasan di balik larangan ini cukup serius, Piyu mengaku menyampaikannya kepada Ari Lasso dengan cara yang santai.
"Aku hanya bilang, 'So(Ari Lasso), kamu gak usah nyanyi 'Penjaga Hati' lagi ya'," kata Piyu.
Baca Juga: Hari Pertama Razia Uji Emisi di Jakarta, 66 Kendaraan Ditilang
Berita Terkait
-
Ahmad Dhani Bongkar Tabiat Asli Once Mekel Hingga Sentil Bayaran Manggung: Nggak Bener Cara Bisnisnya
-
Ada Mitos Lagu yang Jadikan Ahmad Dhani Vokalis Pasti Tak Enak Dinyanyikan Orang Lain: Ari Lasso Aja Gak Berani
-
Si Ratu Galau, Tata Janeeta Rilis Karya Terbaik di Album Best of Me
-
Once Mekel Ngaku Hubungannya dengna Ahmad Dhani Baik-Baik Saja: Masih WhatsApp-an
-
Once Mekel Mantap Nyaleg Biar Bisa Selesaikan Masalah Royalti dengan Ahmad Dhani
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
DPD RI Siap Gelar STSB 2026, GKR Hemas Pastikan Suara Daerah Tak Sekadar Jadi Laporan
-
Penataan Pasar Cisalak, Ratusan Lapak Ilegal Dirobohkan
-
Sekolah Kemitraan dan Mobilitas Sosial: Pendekatan Collaborative Governance
-
10 Hari Bromo Membara, BNPB Ungkap 3 Biang Kerok Api Sulit Jinak: Medan Curam 80 Derajat
-
Namanya Bikin Salah Fokus, Ini 5 Fakta Menarik Mi Pentil Khas Bantul
-
Sunscreen Innisfree untuk Kulit Apa? Ini 4 Pilihan dengan SPF 50+ dan Tidak Perih di Mata
-
Soal Fatwa Haram Hadiah Lomba 17 Agustus, Ini Penjelasan MUI DKI
-
Harga Mobil Listrik Kini Lebih Murah dari Hybrid
-
Korban Gempa Venezuela Tembus 6.301 Jiwa, Ratusan Ribu Ton Puing Masih Dibersihkan
-
Didakwa Terima USD 271.500 Kasus Haji, Yaqut Siapkan Perlawanan