Beredar informasi yang menyebutkan bahwa pelatih Turkmenistan, Mergen Orazov, menganggap Indonesia negara miskin sebelum akhirnya dibikin kaget dengan Stadion Gelora Bung Karno (GBK).
Informasi tersebut disebarkan oleh kanal YouTube BERITA TIMNAS lewat judul dan Thumbnail untuk video yang diunggahnya tersebut.
Dalam Thumbnail video, terlihat judul pelatih Turkmenistan dibuat takjub dengan megahnya Stadion GBK. Sedangkan dari judul videonya, Mergen Orazov disebutkan mengira Indonesia negara miskin.
Video unggahan kanal YouTube BERITA TIMNAS itu dibuka dengan narasi pelatih Turkmenistan dibuat takjub dengan Stadion GBK sehingga memberikan komentarnya ke publik.
Lalu narasi dilanjutkan dengan klaim bahwa Timnas Turkmenistan sudah tiba di Jakarta dan menjajal lapangan Stadion GBK untuk melakukan latihan ringan sebelum bertolak ke Surabaya.
“AWALNYA DIKIRA INDONESIA NEGARA MISKIN!! PELATIH TURKMENISTAN KAGET KARENA HAL INI,” bunyi judul video unggahan kanal YouTube BERITA TIMNAS.
Dalam sesi latihan ringan itu, disebutkan bahwa Mergen Orazov selaku pelatih Turkmenistan terkesan dengan keindahan dan kemegahan Stadion GBK.
Mergen Orazov bahkan diklaim memuji kualitas serta fasilitas Stadion GBK, seperti rumput yang digunakan dalam sesi latihan ringan itu.
Tak hanya Mergen Orazov, kanal YouTube BERITA TIMNAS juga mengklaim kapten Turkmenistan ikut memberi pujian kepada Stadion GBK dan berharap duel melawan Timnas Indonesia bisa dilakukan di stadion ini ke depannya.
Baca Juga: PGN Belum Laksanakan Penyesuaian Harga Gas Industri Non HGBT
Berdasarkan Thumbnail, judul, serta isi video yang diunggah kanal YouTube BERITA TIMNAS, dapat disimpulkan bahwa informasi yang diedarkan terbilang menyesatkan.
Klaim bahwa pelatih Turkmenistan menganggap Indonesia negara miskin tidak tertuang sama sekali dalam narasi video yang diunggah kanal YouTube BERITA TIMNAS.
Selain itu, kabar bahwa Turkmenistan berlatih ringan di Stadion GBK pun tak sesuai dengan fakta yang ada.
Justru dari berbagai sumber yang ada, Turkmenistan langsung bertolak ke Surabaya sesaat setelah tiba di Jakarta karena venue pertandingan melawan Timnas Indonesia akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
Di samping itu, tak ada sama sekali laporan mengenai komentar pelatih Turkmenistan yang memuji Stadion GBK.
Jikapun ada, hal tersebut terjadi pada 2011 silam, yakni saat masih dilatih Hojageldiyev Yazguly, bukan Mergen Orazov seperti saat ini.
Berdasarkan penjelasan dan kesimpulan di atas, maka informasi yang disebarkan kanal YouTube BERITA TIMNAS masuk dalam kategori hoaks karena tidak sesuai dengan kenyataan yang ada.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci