/
Jum'at, 08 September 2023 | 23:36 WIB
Ketua Umum PSSI Erick Thohir. ((Suara.com))

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menjawab mengapa pihaknya selalu naturalisasi pemain di posisi bek. Ia mengatakan tidak pernah pilih-pilih asalkan calon pemain itu punya keinginan kuat menjadi WNI.

Memang dalam beberapa waktu ke belakang, PSSI lebih banyak menaturalisasi pemain di posisi bek. Sebut saja Jordi Amat, Shayne Pattynama, dan Sandy Walsh.

Selain itu, posisi bek juga dinilai sudah kuat karena ada Elkan Baggott dan beberapa pemain potensi seperti Rizky Ridho. Sementara di lini depan, Timnas Indonesia selalu kekurangan striker haus gol meski terkini ada Ramadhan Sananta. 

Terbaru, PSSI kembali ingin naturalisasi pemain di posisi bek. Dia adalah Jay Idzes yang kini merumput di Serie B alias kompetisi kasta kedua Liga Italia.

Erick Thohir mengatakan tidak bisa menilai salah atau benar mengenai hal tersebut. Ia mengatakan asalkan punya keinginan kuat memperkuat Timnas Indonesia dan punya potensi dipersilahkan.

"Saya tidak bisa bilang benar atau salah, karena tergantung, siapa yang mau gabung. Jadi kembali di U-17 banyak pemain muda potensi, (Ramadhan) Sananta di posisi striker itu potensi," kata Erick Thohir kepada awak media, Jumat (8/9/2023).

"Harus bina, jangan dibedakan (soal naturalisasi). Saya lihat selama mau merah putih dan ada darah Indonesia, saudara kami semua," jelasnya.

Jay Idzes adalah pemain yang membela Venezia di Serie B 2023/2024. Ia baru saja pindah secara gratis ke Venezia pada bursa transfer musim panas 2023 setelah kontraknya habis bersama Go Ahead Eagles selaku kontestan Eredivisie.

Jay Idzes dinilai memiliki potensi. Selain usia yang masih 23, ia rutin mendapat menit bermain dari klubnya saat ini, bahkan sebelum-sebelumnya.

Baca Juga: Egy Maulana Vikri Buktikan Diri Masih Layak Perkuat Timnas Indonesia, Begini Komentar Shin Tae-yong

Load More