AKP Andri Gustami, mantan Kasat Narkoba di Polres Lampung Selatan, kini tengah menjadi sorotan setelah ia terlibat dalam jaringan narkoba internasional yang dikendalikan oleh Fredy Pratama. Andri terbukti berperan sebagai kurir, dengan membawa sabu-sabu seberat 10,2 ton sebagai barang bukti.
Menurut Kapolda Lampung, Inspektur Jenderal Helmy Santika, saat memberikan pernyataan di Mapolda Lampung pada Jumat (15/9/2023), keterlibatan Andri adalah dalam membantu pengiriman sabu yang melalui Pelabuhan Bakauheni. Namun kasus ini masih terus didalami oleh pihak berwajib.
Berikut adalah profil dan harta dari AKP Andri Gustami:
Andri lahir di Koto Marapak, Padang, Sumatera Utara pada tanggal 31 Agustus 1989. Artinya, ia sekarang masih berusia 34 tahun.
Sosoknya lulus dari Akpol pada tahun 2012. Setelah itu, ia ditempatkan di wilayah hukum Polda Lampung, dengan jabatan pertama sebagai Kanit IV Resmob di Polres Lampung Utara.
Selama kariernya, ia telah memegang berbagai jabatan strategis, termasuk sebagai Kasat Resnarkoba Polres Lampung Utara pada 2019.
Jabatan terakhir yang dipegang sebelum penangkapannya adalah Kasat Narkoba Polres Lampung Selatan.
Sementara itu mengenai laporan kekayaannya, berdasarkan data dari Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN), harta Andri mencapai Rp 967,5 juta. Jumlah tersebut cukup mencengangkan, mengingat gaji bulanannya hanya berkisar antara Rp 2-4 juta.
Adapun harta tersebut mencakup sejumlah properti dan kendaraan, termasuk tanah seluas 166 m² di Lampung yang bernilai Rp 80 juta dan sejumlah kendaraan bermotor dengan total nilai mencapai Rp 575 juta.
Baca Juga: Profil Prabowo yang Didukung SBY: Biodata, Karier, Pendidikan dan Catatan Hitam
Saat ini, kasus keterlibatan Andri masih dalam proses penyidikan, dan perannya yang spesifik belum terungkap sepenuhnya. Namun, telah diketahui bahwa ia terlibat dalam pengiriman sabu yang transit di Pelabuhan Bakauheni sebelum menuju Pelabuhan Merak.
Andri diduga berhubungan dengan seorang operator jaringan narkoba yang bernama Muhammad Rivaldo Miliandri Silondae atau dikenal dengan nama Kif.
Kif sendiri merupakan orang kepercayaan Fredy Pratama, yang bertanggung jawab atas distribusi sabu dalam jumlah besar di wilayah Sumatera dan Jawa selama dua tahun terakhir.
Dalam operasinya, peredaran narkoba tersebut kerap disembunyikan di dalam barang elektronik seperti AC dan mesin cuci untuk mengelabui penegak hukum.
Berita Terkait
-
Biodata dan Harta AKP Andri Gustami: Eks Kasat Narkoba 'Nyambi' Jadi Kurir Narkoba Fredy Pratama
-
Kepala Desa di Sumut Ditangkap Gegara Miliki Sabu
-
Siapa Mertua Fredy Pratama? Bos Kartel Narkoba di Kawasan Golden Triangle
-
Aturan Ngeri Jaringan Narkoba Fredy Pratama: Punya SOP Ketat, Dilarang Pakai Medsos
-
Cara Fredy Pratama Cuci Uang Hasil Narkoba: Bikin Karaoke, Hotel dan Restoran Pakai Nama Bapak
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA