Pasca pengungkapan kasus produksi 120 film bokep oleh rumah produksi Kelas Bintang di Jakarta Selatan, latar belakang Irwansyah, sutradara dan pemilik perusahaan tersebut, menjadi sorotan.
Apalagi, sosok Irwansyah ternyata dulu merupakan tukang pijat dan pemulung, sebelum menjadi sutradara film dewasa. Hal ini diungkap oleh Kasubdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya Kompol Ardian Satrio Utomo.
Ardian menjelaskan bahwa Irwansyah mulai beralih profesi sebagai sutradara film setelah belajar otodidak.
"Dia awalnya dari tukang urut (tukang pijat). Dia belajar otodidak terus akhirnya dia jadi YouTuber, konten kreator, terus jadi sutradara," kata Adrian seperti dikutip dari Suara.com pada Rabu (14/9/2023).
Sebelum terjun ke industri hiburan pada 2009, Irwansyah memiliki riwayat pekerjaan sebagai pemulung dan pengepul sampah selama periode 2006-2009.
Pada 2019, kemudian banting setir dengan memulai agensi serta kelas akting yang beroperasi hingga 2020.
Saat ini, Irwansyah mengelola sebuah platform webstreaming, di mana ia menangani berbagai aspek produksi film, termasuk penyutradaraan, penulisan, promosi, dan pengeditan.
Menurut pengakuan Irwansyah saat diperiksa polisi, inspirasi untuk membuat film bokep berasal dari kebiasaannya menonton film semacam itu. Motif utamanya adalah keinginan untuk mendapatkan keuntungan finansial, mengingat tingginya minat masyarakat terhadap konten semacam itu.
Sekarang pihak kepolisian sedang menyelidiki sumber pendanaan dari produksi film dewasa yang melibatkan sejumlah selebgram terkenal, termasuk Siskaeee dan Virly Virginia.
Baca Juga: Mengenal Apa Itu Tes Genomik dan 5 Jenisnya untuk Cegah Kematian Kanker Payudara
Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan lima orang sebagai tersangka, termasuk Irwansyah. Mereka memiliki peran sebagai kameramen, editor, sekretaris, dan teknisi suara, serta berakting sebagai pemain figuran.
Saat ini, polisi juga sedang bekerja sama dengan beberapa bank untuk memblokir rekening yang digunakan para tersangka dalam menerima keuntungan dari produksi film ini.
Sebagai langkah lebih lanjut, pihak berwenang juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk memblokir situs yang menampilkan film-film produksi Kelas Bintang.
Pihak kepolisian berencana memanggil beberapa pemeran dalam film-film tersebut untuk memberikan keterangan sebagai saksi dalam pekan ini, termasuk Siskaeee dan Virly Virginia.
Berita Terkait
-
Pengakuan Pemeran Film Bokep Jaksel Di Markas Polda Metro Jaya
-
Sutradara Irwansyah Ternyata Gaet Artis FTV Bintangi 2 Film Bokep, Pengacara Klaim CN Cuma Korban: Ada Paksaan
-
Siskaeee Janji Bakal Kooperatif Terkait Kasus Produksi Film Porno
-
Pemain Film Bokep Laki-Laki Produksi Kelas Bintang Akhirnya Terungkap dan Diperiksa Polisi
-
Tutupi Wajah Pakai Masker, Virly Virginia Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Produksi Film Porno
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Hanya Ada Motor: Misteri Hilangnya Kakek 70 Tahun di Hutan Wangun Tuban Belum Terpecahkan
-
Mengapa Banyak Anak Bangsa Mencari Masa Depan di Luar Negeri?
-
6 Cara Membedakan Sandal Crocs Asli dan Palsu, Jangan sampai Tertipu Barang Tiruan
-
Nobar Piala Dunia 2026 BRI Pererat Kebersamaan Nasabah Premium dan Mitra Bisnis
-
Nobar Piala Dunia 2026 BRI di Medan-Jakarta Hadirkan Pengalaman Premium Bagi Nasabah dan Mitra
-
Nobar Piala Dunia 2026 BRI di Medan-Jakarta: Bentuk Apresiasi Bagi Nasabah Premium dan Mitra Bisnis
-
Hotman Paris Kritik Kapolri, Orang Kebanggaan Presiden Dikriminalisasi
-
Indonesia Kejar Investasi AI China, Airlangga Ungkap Hasil Pertemuan dengan Huawei dan ByteDance
-
Terungkap Kronologi Direktur Keuangan yang Ditemukan Meninggal di Hotel St. Regis
-
Wamensos Bawa Pesan Presiden ke Ratusan Siswa Baru Sekolah Rakyat Kota Semarang