Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi sorotan bagi timnas Indonesia, tetapi kabar buruk menghampiri skuad Garuda. Jordi Amat, salah satu pemain terpanggil, dipastikan akan absen saat melawan Brunei Darussalam. Asisten pelatih Shin Tae-yong, Nova Arianto, telah mengkonfirmasi hal ini.
Jordi Amat adalah salah satu dari 25 pemain yang dipilih oleh Shin Tae-yong untuk memperkuat timnas Indonesia dalam kualifikasi ini. Namun, sayangnya, ia tidak akan bisa bergabung dengan rekan-rekannya di lapangan.
Nova Arianto, asisten pelatih timnas Indonesia, mengonfirmasi absennya Jordi Amat dengan tegas. "Iya (Jordi absen vs Brunei Darussalam)," kata Nova Arianto dalam pesan singkat kepada suara.com.
Sebelumnya, Jordi Amat tampil mengesankan saat membela Johor Darul Tazim (JDT) dalam pertandingan melawan BG Pathum United di Liga Champions Asia.
Pemain berusia 31 tahun ini bahkan memberikan satu assist dalam kemenangan 4-2 JDT atas BG Pathum United.
Namun, nasib tidak berpihak padanya ketika ia mengalami cedera dan harus digantikan oleh Feroz Baharudin di babak kedua pertandingan tersebut.
Meskipun absennya Jordi Amat merupakan kerugian bagi timnas Indonesia, pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Brunei Darussalam tetap akan digelar pada 12 dan 17 Oktober 2023.
Timnas Indonesia harus menghadapi masalah cedera beberapa hari sebelum pertandingan penting ini.
Masalah cedera telah menghantui timnas Indonesia sejak FIFA Matchday Juni 2023. Saat itu, Sandy Walsh mengalami cedera saat menjalani pemusatan latihan di bawah kendali Shin Tae-yong.
Baca Juga: Jokowi Singgung Pemilu 2024 di HUT TNI ke-78: Jaga Netralitas!
Masalah cedera tidak kunjung selesai, bahkan saat tim memasuki jendela internasional berikutnya pada September 2023, ketika Timnas Indonesia bersiap untuk melawan Turkmenistan pada 8 September 2023. Empat pemain kunci, yaitu Dimas Drajad, Yance Sayuri, Yakob Sayuri, dan Shayne Pattynama, juga harus absen karena cedera.
Dengan berbagai cedera yang mempengaruhi skuadnya, timnas Indonesia harus berjuang keras dalam upaya mereka untuk meraih hasil positif dalam kualifikasi ini. Semoga pemain yang absen segera pulih dan timnas Indonesia bisa tetap bersaing dengan baik dalam perjalanan menuju Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
-
Perkiraan Strategi Shin Tae-yong Manfaatkan Pemain Abroad Sebagai Kunci Pasukan Timnas Indonesia Lawan Brunei
-
Kabar Buruk, Jordi Amat Dipastikan Absen Bela Timnas Indonesia Lawan Brunei Darussalam di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Jejak Kritik Bos Borneo FC Ke Shin Tae-yong Yang Tak Juga Panggil Stefano Lilipaly Ke Timnas Indonesia
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena