Ahli forensik dr Djaja Surya Atmadja kembali mengungkap bahwa kematian Wayan Mirna Salihin bukan karena kopi sianida. Tak sembarang bicara, dosen yang sudah 30 tahun meneliti sianida ini pun memberikan penjelasannya.
Sebelumnya, dr Djaja memang menjadi sosok yang sempat memeriksa jenazah Mirna usai mengalami keracunan di Kafe Olivier pada 2016 silam. Sejak itu, ia menjadi orang yang selalu vokal meyakini jika kematian Mirna bukan karena sianida yang diberikan Jessica Wongso.
Hal ini dikatakan dokter Djaja di akun YouTube dokter Richard Lee. Dalam kesempatan itu, ia mengindikasikan bahwa maag kronis kemungkinan yang menyebabkan Mirna meninggal dunia.
Dokter Djaja menjelaskan, ada ketidakcocokan pernyataan sianida dan kondisi organ tubuh Mirna. Ia juga menjelaskan temuannya itu dalam persidangan kasus pembunuhan Mirna di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
"Dokter Slamet kan dipanggil di pengadilan. Temuan dia itu enggak cocok sama sianida," cerita dokter Djaja.
Dokter Djaja mengungkap bahwa lambung Mirna ditemukan adanya darah berwarna hitam. Selain itu, ditemukan pula tukak lambung. Dari sanalah ahli forensik kemudian mengambil sampel dan memeriksanya.
"Isinya di dalam lambung (jenazah Mirna) darahnya hitam, di dalam lambung ada tukak tukak lambung ada borok itu luka," beber Dokter Djaja.
"Dan luka itu diambil sama dia diperiksa, ketemu monosit. Kalau ada luka baru akibat bahan kimia yang ada set PMN, sel darah putih yang betuknya macam-macam," sambungnya.
Hasilnya, dokter forensik menemukan adanya radang bulat monosit yang sudah lama di tubuh Mirna. Artinya, Mirna selama berbulan-bulan diduga menderita sakit maag kronis. Terlebih efek sianida tidak memicu pendarahan secara langsung.
Baca Juga: Jasa Pembuatan SIM Palsu di Panjang Terbongkar Setelah Polisi Menilang Sopir Truk
"Tapi kalau dia (Mirna) udah lama, udah berbulan-bulan (maag) kronis dia. Jadi radangnya bulat jadi monosit. Itu artinya maag kronis dan itu adalah pendarahan langsung, berati enggak cocok kan sama sianida," terang dr. Djaja.
Tak hanya itu, lanjutnya, isi lambung yang terkena sianida biasanya akan membuat tubuh menjadi merah. Sedangkan di kasus Mirna, tubuhnya justru berubah menjadi biru. Dokter Djaja tidak menemukan aroma sianida dari hawa Mirna.
"Jadi dia (tubuhnya) enggak merah, tapi biru. Terus saya tekan (perutnya) biar keluar hawa kan, saya enggak nyium (sianida) sama sekali," tuturnya.
"Saya kan dosen sianida selama 30 tahun, dari jauh aja saya bisa tahu itu sianida. Saya peneliti (sianida), makanya saya apal luar kepala. Jadi saya yakin itu bukan sianida," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ayah Mirna Punya Bukti CCTV Jessica Wongso Masukan Racun, Tak Diungkap karena Tak Mau Pelaku Dihukum Mati
-
Poin-poin Pembelaan Ayah Mirna Salihin, Edi Darmawan Jadi Pusat Konspirasi Film Ice Cold, Uang Asuransi hingga Sambo
-
Cerita Otto Hasibuan Dibayar Semangkuk Bubur oleh Ayah Jessica Wongso, Auto Dibantai Edi Darmawan
-
Keceplosan Punya Botol Sianida, Ayah Mirna Salihin Ngeles: Lupain Aja, Imajinasi Liar Saya
-
Ayah Mirna Ungkap Bukti yang Diklaim Momen Jessica Wongso Masukkan Sianida ke Kopi Putrinya
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Berada di Polda Sumsel, Bupati Edison Dijadwalkan Dibawa ke Jakarta Besok Pagi usai OTT KPK
-
BRI Salurkan Rp9,21 Triliun Kredit Perumahan, Tertinggi Secara Nasional
-
Dukung Program Perumahan Nasional, Penyaluran KPP BRI Tembus Rp9,21 Triliun
-
BRI Jadi Penyalur Terbesar Kredit Program Perumahan Nasional, Realisasi Rp9,21 Triliun
-
BRI Perkuat Akses Keuangan di 5 Pulau Halmahera Selatan Lewat Teras Kapal
-
BRI Salurkan KUR Rp2,5 Miliar untuk Masyarakat Pesisir Halmahera Selatan Lewat Teras Kapal
-
BRI Didukung 705 Agen BRILink untuk Perluas Layanan di Halmahera Selatan
-
BRI Melayarkan Bank ke Laut, Teras Kapal Jangkau 27 Pulau di Indonesia
-
BRI Layani 216 Warga Suku Bajo dan Dorong Ekonomi Pesisir di Maluku Utara
-
Geger Video Pesta LGBT di Karawang: Ini 6 Fakta dan Desakan MUI Terkait THM Tak Berizin