Media Vietnam, TheThao247, menyoroti sikap Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang dianggap telah menabuh genderang perang setelah Timnas Indonesia meraih kemenangan besar dengan mengalahkan Brunei Darussalam 6-0 pada leg pertama play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Kemenangan yang mengesankan pada Kamis (13/10/2023) ini mendekatkan Timnas Indonesia ke putaran kedua kualifikasi, meskipun mereka masih harus memainkan pertandingan leg kedua di markas Brunei pada tanggal 17 Oktober mendatang.
Erick Thohir telah memberikan peringatan kepada tim untuk tetap fokus dan tidak bersikap subjektif menjelang pertandingan leg kedua. Jika Timnas Indonesia mampu mengalahkan Brunei pada pertandingan tersebut, mereka akan bergabung dengan Grup F di putaran kedua kualifikasi, bersaing dengan tim seperti Irak, Vietnam, dan Filipina.
"Terima kasih semuanya. Indonesia menang dengan skor 6-0. Namun, masih ada satu pertandingan balasan lagi dan para pemain tidak boleh bersikap subjektif," kata Erick hohir dikutip TheThao247, Jumat (13/10/2023).
"Kemenangan ini tidak erarti banyak. Pada Grup F babak kualifikasi Piala Dunia 2026 Asia, Indonesia akan menghadapi Vietnam, Irak, dan Filipina."
"Tujuan kami bukan hanya berhenti di babak kualifikasi kedua tetapi menang melawan lawan agar bisa melaju lebih jauh.”
Pernyataan Erick Thohir dianggap oleh TheThao247 sebagai ajakan untuk berperang. Mereka menekankan bahwa Timnas Indonesia dan Timnas Brunei berada pada level yang berbeda.
TheThao247 juga mengingatkan fakta bahwa Timnas Indonesia harus memulai kampanye kualifikasi Piala Dunia 2026 dari putaran pertama karena mereka tidak masuk dalam peringkat 26 besar negara Asia yang berhak lolos langsung ke putaran kedua.
"Kemenangan 6-0 atas Brunei membantu Indonesia mendulang 8,66 poin di peringkat FIFA dan naik tipis 1 peringkat ke 146 dunia," tulis TheThao247.
"Memiliki peringkat FIFA yang sangat rendah juga menjadi alasan mengapa Indonesia harus memulai kampanye kualifikasi Piala Dunia 2026 tepat di babak kualifikasi 1."
Putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dijadwalkan berlangsung dari 16 November 2023 hingga 11 Juni 2024, dengan partisipasi 36 tim.
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
Terkini
-
Dividen Tertinggi Sepanjang Sejarah BRI Tegaskan Komitmen Dukung Ekonomi Kerakyatan
-
Tiga Pembantai Polisi di Katingan Diciduk! Serang Petugas Pakai Parang Saat Gerebek Narkoba
-
Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi di Inhu Meninggal, Terungkap Penyebabnya
-
BRI Perkokoh Peran bagi Ekonomi Nasional Lewat Dividen Terbesar dan Transformasi Berkelanjutan
-
5 Tinted Sunscreen SPF 50 untuk Samarkan Flek Hitam di Wajah
-
Omnichannel Jadi Solusi Menjawab Perubahan Perilaku Konsumen
-
Tidur Teratur Ternyata Bisa Membantu BAB Lancar Pagi Hari
-
Emak-emak Kecantol 'Cinta Online', Berujung Duit Rp120 Miliar Lenyap
-
Anggaran MBG 2027 Bakal Turun, Segini Hitung-hitungannya!
-
Banggar DPR Respons Usulan Gaji Kepala Daerah Naik Demi Cegah Korupsi: Direm Dulu, Jaga Fiskal